Persija Bersih-Bersih Total! Mauricio Souza Pergi, Satu Gerbong Tim Pelatih Brasil Ikut Angkat Kaki

Persija Bersih-Bersih Total! Mauricio Souza Pergi, Satu Gerbong Tim Pelatih Brasil Ikut Angkat Kaki
Mauricio Souza dalam laga Persija Jakarta vs Persis Solo di BRI Super League 2025/2026, Senin (27/4/2026). (c) Bola.net/Abdul Aziz

Bola.net - Persija Jakarta resmi melakukan perubahan besar setelah berakhirnya BRI Super League 2025/2026. Macan Kemayoran tidak hanya mengakhiri kerja sama dengan Mauricio Souza, tetapi juga melepas seluruh staf kepelatihan asal Brasil yang menemaninya.

Keputusan itu diumumkan Persija melalui keterangan resmi pada Selasa (27/05/2026) malam WIB. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Persija tengah menyiapkan era baru demi memburu gelar juara musim depan.

Meski gagal memenuhi target utama menjadi juara, Mauricio Souza sejatinya meninggalkan warisan yang cukup penting bagi Persija. Tim ibu kota tampil kompetitif dan mencatat salah satu musim terbaik dalam satu dekade terakhir.

Persija juga menunjukkan identitas permainan yang kuat sepanjang musim 2025/2026. Permainan agresif dan keberanian mendominasi laga menjadi ciri khas yang melekat pada tim racikan Mauricio Souza.

Mauricio Souza Pergi, Seluruh Staf Kepelatihan Ikut Berpisah

Mauricio Souza Pergi, Seluruh Staf Kepelatihan Ikut Berpisah

Pelatih Persija, Mauricio Souza dalam sesi latihan tim jelang lawan Persib Bandung di BRI Super League, 7 Mei 2026. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Bukan hanya Mauricio Souza yang harus meninggalkan Persija. Manajemen juga melepas lima staf kepelatihan yang selama ini menjadi bagian penting dalam tim pelatih asal Brasil tersebut.

Kelima staf yang ikut berpisah adalah Italo Bartole Resende sebagai asisten pelatih, Vitor Branco da Cruz sebagai pelatih fisik, Gerson Rodrigues Rios sebagai pelatih kiper, Caio Araujo sebagai analis, dan Claudio Luzardi sebagai interpreter.

Direktur Persija, Mohamad Prapanca, tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Mauricio Souza beserta stafnya selama satu musim terakhir.

"Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," kata Prapanca.

"Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya."

Gagal Juara, Tapi Mauricio Tinggalkan Rekor Penting

Gagal Juara, Tapi Mauricio Tinggalkan Rekor Penting

Pemain Persija Jakarta dalam sesi latihan di Persija Training Ground, Bojongsari, Kota Depok pada Kamis (7/5/2026) jelang laga melawan Persib Bandung di lanjutan BRI Super League. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

Meski gagal membawa Persija menjadi juara, Mauricio Souza tetap meninggalkan catatan yang cukup impresif. Persija mampu finis di posisi ketiga klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.

Di bawah arahannya, Macan Kemayoran meraih 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Jumlah itu menjadi raihan poin tertinggi Persija dalam satu dekade terakhir sejak Liga Indonesia kembali memakai format satu wilayah.

Persija kini mulai bergerak mencari sosok pelatih baru untuk musim 2026/2027. Manajemen memastikan komunikasi dengan sejumlah kandidat sudah dilakukan.

"Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tuturnya melanjutkan.

Disadur dari: Bola.com/Hendry Wibowo