Berani Berubah: Karena Pandemi, Ricardo Salampessy jadi Guru Dadakan untuk Ketiga Buah Hatinya
Afdholud Dzikry | 10 Agustus 2020 10:00
Bola.net - Bek senior Persipura Jayapura, Ricardo Salampessy, punya aktivitas rutin selama pandemi COVID-19. Dia berlatih mandiri sesuai dengan arahan tim kepelatihan.
Selain itu, Ricardo Salampessy juga menjadi guru dadakan bagi ketiga anaknya yang sudah duduk di bangku sekolah. Bukti adaptasi dan #BeraniBerubah dari sosok bintang sepak bola Indonesia selama pandemi.
Setelah PSSI menghentikan kompetisi Liga 1 2020, para pemain sepak bola profesional yang berlaga di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu, termasuk Ricardo Salampessy, mempunyai waktu luang yang cukup untuk bersama keluarga.
Hingga saat ini, sudah hampir lima bulan para pemain tidak melakukan aktivitas normal sebagai atlet sepak bola. PSSI menghentikan kompetisi pertengahan Maret lalu saat baru berjalan tiga pekan.Kompetisi Liga 1 dihentikan seiring merebaknya wabah virus corona di Indonesia.
Tidak ingin kejenuhan menghampiri, Ricardo Salampesy memanfaatkan waktu luang untuk memperhatikan anak-anaknya, terutama tiga anaknya yang masih bersekolah, yakni Reno, Renata Sabrina, dan Reynhold Stephanus.
Ricardo Salampesy mengaku hampir setiap hari mendampingi ketiga anaknya mengerjakan tugas-tugas online dari guru masing-masing. Anak-anak Ricardo Salampesy harus belajar dari rumah mengingat saat ini aktivitas sekolah secara tatap muka masih dihentikan.
"Kegiatan sehari-hari masih tetap berlatih dengan program yang diberikan pelatih. Selain itu, membantu anak-anak menjalani sekolah online di rumah," kata Ricardo Salampesy, Senin (3/8/2020).
"Sampai saat ini anak-anak masih sekolah dari rumah karena sekolah belum dibuka. Yang paling tua sudah kelas 8 di SMP 5 Entrop dan yang dua lagi masih kelas 6 dan kelas 4 di SD KKK Jayapura," tambah bek Persipura Jayapura itu.
Jadi Lebih Memahami Beban dan Tanggung Jawab Seorang Guru
Selama mendampingi anak-anaknya belajar dan mengerjakan tugas sekolah, Ricardo Salampessy mengaku merasa lebih gembira jika dibandingkan kesulitan.
Mendampingi anak-anak belajar menjadi momen yang sangat berharga bagi Ricardo. Alasannya karena ketika kompetisi berjalan, waktu untuk mendampingi anak-anaknya sangat terbatas.
Selain memperlihatkan kasih sayang sebagai seorang ayah yang bertanggung jawab, Ricardo merasa lebih memahami beban dan tanggung jawab dari seorang guru di sekolah ketika mendampingi anak-anaknya belajar.
Beruntung sang istri, Stefanie mau berbagi tugas untuk menjadi guru dadakan sehingga tugasnya memecahkan soal-soal yang sulit bisa terbantu dengan baik.
"Sulit juga menjadi guru dadakan. Beruntung istri cepat tanggap, mau menangani sehingga anak-anak tidak mengalami kendala saat belajar," ujar pemain kelahiran Maluku itu.
"Namun, saya merasakan banyak kesenangan karena interaksi dengan anak-anak lebih banyak mengingat aktivitas tim belum berlangsung mengingat kompetisi belum berjalan," pungkasnya.
Disadur dari: Bola.com (Permana Kusumadijaya/Benediktus Gerendo Pradigdo)
Published: 3 Agustus 2020
Baca Juga Artikel Ini ya Bolaneters
- Lebih Dekat dengan Shin Tae-yong: Strategi Tukar Jersey dan Rekor Buruk di Korsel
- 3 Penyerang Veteran yang Masih Tajam Tapi Diabaikan Timnas Era Shin Tae-yong
- Menebak Peran Egy Maulana Vikri Era Shin Tae-yong, Nomor 10 atau Seperti Nicolo Zaniolo?
- 8 Pemain yang Dibeli Mahal-mahal Manchester United Namun Jadi Ampas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




