Berseteru dengan Pendukung Borneo, Iwan Setiawan Tak Takut Pemecatan
Haris Suhud | 27 Maret 2018 10:12
Bola.net - - Iwan Setiawan mengaku tak takut kehilangan pekerjaannya sebagai pelatih Borneo FC setelah berseteru dengan pendukung tim berjuluk Pesut Etam tersebut. Ia mengatakan bukan pelatih yang tak mau mendapat kritik, namun ia hanya ingin pendukung Borneo mau berpikir secara objektif.
Perlu diketahui bahwa Iwan Setiawan jadi objek ejekan suporter Tim Pesut Etam, yang kecewa dengan hasil pertandingan kacamata melawan Sriwijaya FC di Liga 1 Gojek 2018 bersama Bukalapak pada hari Minggu (25/3) kemarin di Stadion Segiri. Nakhoda asal Aceh tersebut tersinggung berat dengan perlakuan itu.
Iwan kemudian meluapkan amarahnya di sesi konfrensi pers. Hasil imbang melawan Sriwijaya FC tidak terlalu jelek, mengingat Sriwijaya salah satu tim yang melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari. Sriwijaya FC juga bermaterikan pemain-pemain terbaik di Indonesia. Atas hasil ini, terutama suporter sadar mustinya bersyukur, ujar Iwan dengan nada tinggi di hadapan pers.
Saya bukan pelatih yang tidak terima dihujat oleh penonton, tapi hanya mencoba berfikir lebih objektif. Ini sepak bola, bukan sesuatu yang mudah membalikkan telapak tangan, ujar Iwan.
Sang mantan arsitek Persebaya Surabaya menyerang balik Pusamania.
Jadi jujur saya untuk masyarakat Samarinda dan juga Pusamania, saya kecewa terhadap sikap kalian. Iwan Setiawan siapa? Jangan mau diprovokasi orang, saya ini yang membesarkan Borneo, yang membawa klub promosi. Punya otak enggak kalian. Jangan hanya ngoceh di Instagram.
Iwan secara blak-blakan menyebut dirinya lebih baik dibanding Dragan Djukanovic, pelatih Borneo FC musim lalu yang dipecat di tengah jalan karena prestasi buruk klub di Liga 1 2017.
Tolong ini ditulis, siapa Iwan Setiawan di Borneo, semua prestasi yang didapat Borneo siapa pelatihnya. Ada Dragan, tim diperkuat materi banyak pemain terbaik di Indonesia, Borneo FC hanya ada di peringkat sembilan. Wartawan tolong ditulis. Menurut saya ini unfair. Siapapun saya lawan, ini sepak bola ini dunianya saya.
Mentor kelahiran Medan, 5 Juli 1968 itu mengkambing hitamkan wasit. Ia bahkan mengaku tidak takut dipecat karena ucapannya yang kontroversial ke suporter klubnya.
Kalian lihat wasit? Wasit tidak fair memimpin pertandingan saat pemain saya dilanggar di kotak penalti. Semestinya penalti. Tolong tulis, salam saya buat suporter Samarinda. Tolong tulis, biasanya di mana-mana jika saya diperlakukan tidak fair saya akan pergi. Tinggal bagaimana saya bicara dengan presiden klub (Nabil Husein), saya punya komitmen kontrak, ujar Iwan Setiawan.
Ini buka pertama kalinya Iwan Setiawan kontra dengan pendukung klub yang ditanganinya. Sebelumnya ia juga pernah berseteru dengan Bonek Mania ketika melatih Persebaya Surabaya. Kala itu, ia mendapat denda senilai 100 juta rupiah setelah mengacungkan jari tengah pada pendukung Persebaya dan akhirnya ia kehilangan pekerjaan di klub asal Surabaya tersebut.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






