Biang Keributan, PSM Beri Teguran Keras Untuk Michael Baird
Editor Bolanet | 27 Mei 2014 21:25
- Striker PSM Makassar, Michael W Baird, mendapat teguran keras dari manajemen. Pasalnya, Michael menjadi pemicu keributan kala PSM menjamu Perseru Serui, Minggu (25/5/2014) lalu.
Michael mendorong striker Perseru, Jean Paul Boumsong, yang langsung memicu keributan pemain sampai ofisial kedua tim. Michael bermaksud membela Kurniawan Karman yang diinjak Boumsong.
Akibat ulahnya itu, Michael mendapat kartu merah yang membuatnya harus absen dua laga yaitu lawan Persipura Jayapura (30/5/2014) dan Persiba Balikpapan (12/6/2014).
Direktur Utama PT PSM, Rully Habibie, ikut menyoroti kekerasan yang terjadi dalam laga tersebut. Ia pun menyerukan untuk menghentikan kekerasan dalam sepakbola.
Pria yang akrab disapa Moch Sjahrullah Habibie ini meminta setiap klub harus menegur dengan tegas para pemainnya yang bertindak di luar batas kewajaran selama pertandingan digelar. Ini demi menciptakan atmosfer sepakbola yang sehat.
Jangan ada lagi kekerasan dalam sepakbola. Meskipun bersaing di lapangan, pemain harus paham aturan. Jangan sampai ada yang menjadi korban. Wasit pun harus tegas dalam mengambil keputusan.
Rully menambahkan, siapapun yang bertindak kasar di lapangan harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain PSM Makassar.
Siapapun itu harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain kami, ujar Rully singkat.
Beberapa kejadian di lapangan saat pertandingan antara PSM Makassar kontra Perseru Serui memang harus menjadi catatan penting bagi kedua tim. Pemain Perseru, Jean Paul Boumsong yang dengan sengaja menginjak pemain PSM, Kurniawan Karman mengundang kemarahan pemain PSM lainnya, Michael Baird, dan akhirnya memicu keributan antara kedua tim.
Kapten tim PSM, Ponaryo Astaman bahkan harus berteriak keras kepada wasit ketika melihat aksi-aksi pemain lawan yang kasar dan merugikan rekan se timnya. (nda/dzi)
Michael mendorong striker Perseru, Jean Paul Boumsong, yang langsung memicu keributan pemain sampai ofisial kedua tim. Michael bermaksud membela Kurniawan Karman yang diinjak Boumsong.
Akibat ulahnya itu, Michael mendapat kartu merah yang membuatnya harus absen dua laga yaitu lawan Persipura Jayapura (30/5/2014) dan Persiba Balikpapan (12/6/2014).
Direktur Utama PT PSM, Rully Habibie, ikut menyoroti kekerasan yang terjadi dalam laga tersebut. Ia pun menyerukan untuk menghentikan kekerasan dalam sepakbola.
Pria yang akrab disapa Moch Sjahrullah Habibie ini meminta setiap klub harus menegur dengan tegas para pemainnya yang bertindak di luar batas kewajaran selama pertandingan digelar. Ini demi menciptakan atmosfer sepakbola yang sehat.
Jangan ada lagi kekerasan dalam sepakbola. Meskipun bersaing di lapangan, pemain harus paham aturan. Jangan sampai ada yang menjadi korban. Wasit pun harus tegas dalam mengambil keputusan.
Rully menambahkan, siapapun yang bertindak kasar di lapangan harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain PSM Makassar.
Siapapun itu harus ditindak tegas. Tidak terkecuali pemain kami, ujar Rully singkat.
Beberapa kejadian di lapangan saat pertandingan antara PSM Makassar kontra Perseru Serui memang harus menjadi catatan penting bagi kedua tim. Pemain Perseru, Jean Paul Boumsong yang dengan sengaja menginjak pemain PSM, Kurniawan Karman mengundang kemarahan pemain PSM lainnya, Michael Baird, dan akhirnya memicu keributan antara kedua tim.
Kapten tim PSM, Ponaryo Astaman bahkan harus berteriak keras kepada wasit ketika melihat aksi-aksi pemain lawan yang kasar dan merugikan rekan se timnya. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs PSM Makassar 16 Oktober 2026
Bola Indonesia 15 Oktober 2026, 16:27
-
Hasil BRI Super League: Java United Tekuk Borneo FC, PSS Libas PSM Makassar
Bola Indonesia 11 Oktober 2026, 17:50
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Hasil BRI Suoer League Sore Ini: Persita dan PSM Raih Comeback Dramatis!
Bola Indonesia 13 September 2026, 17:30
-
Prediksi BRI Super League: PSM Makassar vs Arema FC 13 September 2026
Bola Indonesia 12 September 2026, 14:45
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



