Bobotoh Tewas Dikeroyok Jakmania?
Editor Bolanet | 27 Mei 2012 22:52
- Seorang suporter yang diduga sebagai pendukung Persib Bandung tewas akibat dikeroyok ratusan suporter Persija Jakarta. Identitas korban memang belum dipastikan, namun diperkirakan dia berusia 29 tahun. Selain korban tewas, satu remaja berusia 16 tahun juga mengalami luka lebam dalam peristiwa itu.
Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar belum bisa memastikan jika yang meninggal tersebut adalah seorang bobotoh. Kami baru akan cek ke rumah sakit, ujar sang manajer kepada Merdeka.com.
Jika yang menjadi korban itu adalah memang seorang bobotoh, Umuh siap memberikan bantuan penuh. Selain itu, dia juga menyesalkan peristiwa tersebut. Kami masih memastikannya, dan manajemen siap membantu penuh. Di Bandung pada saat laga dan , kami menjamu sebaik mungkin agar tidak ada kekerasan terhadap suporter bahkan tim .
Umuh mengakui bahwa peristiwa ini akan semakin mempersulit usaha perdamaian antara dua kubu suporter Jakarta-Bandung. Beberapa waktu lalu ada perdamaian. Tadipun ada spanduk perdamaian di lapangan. Tapi kok ini malah terjadi, sesalnya.
Sementara itu Heru Joko, Ketua Umum Viking Bandung sudah mengirimkan tim yang beranggotakan Viking Jakarta untuk mencari fakta mengenai peristiwa ini. Kami sudah minta Viking Jakarta untuk mengeceknya, semoga ini tidak benar, ujar Heru kepada Merdeka.com.
Heru mengklaim bahwa Viking tidak mengirim anggotanya untuk menonton pertandingan antara melawan di Gelora Bung Karno. Kalau perorangan mungkin saja datang. Tapi kami berharap (peristiwa) ini hanya isu, harapnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto memberi pernyataan singkat. Tidak ada identitas, umur sekitar 29 tahun. (mdk/hsw)
Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar belum bisa memastikan jika yang meninggal tersebut adalah seorang bobotoh. Kami baru akan cek ke rumah sakit, ujar sang manajer kepada Merdeka.com.
Jika yang menjadi korban itu adalah memang seorang bobotoh, Umuh siap memberikan bantuan penuh. Selain itu, dia juga menyesalkan peristiwa tersebut. Kami masih memastikannya, dan manajemen siap membantu penuh. Di Bandung pada saat laga dan , kami menjamu sebaik mungkin agar tidak ada kekerasan terhadap suporter bahkan tim .
Umuh mengakui bahwa peristiwa ini akan semakin mempersulit usaha perdamaian antara dua kubu suporter Jakarta-Bandung. Beberapa waktu lalu ada perdamaian. Tadipun ada spanduk perdamaian di lapangan. Tapi kok ini malah terjadi, sesalnya.
Sementara itu Heru Joko, Ketua Umum Viking Bandung sudah mengirimkan tim yang beranggotakan Viking Jakarta untuk mencari fakta mengenai peristiwa ini. Kami sudah minta Viking Jakarta untuk mengeceknya, semoga ini tidak benar, ujar Heru kepada Merdeka.com.
Heru mengklaim bahwa Viking tidak mengirim anggotanya untuk menonton pertandingan antara melawan di Gelora Bung Karno. Kalau perorangan mungkin saja datang. Tapi kami berharap (peristiwa) ini hanya isu, harapnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto memberi pernyataan singkat. Tidak ada identitas, umur sekitar 29 tahun. (mdk/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13
















