Rekam Jejak Pelatih Spanyol di Chelsea: Rafael Bentez Saja Mampu Persembahkan Trofi, Masa Xabi Alonso Tidak?

Rekam Jejak Pelatih Spanyol di Chelsea: Rafael Bentez Saja Mampu Persembahkan Trofi, Masa Xabi Alonso Tidak?
Manajer Chelsea, Xabi Alonso (c) Chelsea FC Official

Bola.net - Klub Premier League, Chelsea, resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai pelatih anyar dengan kontrak berdurasi empat tahun. Kehadiran Alonso menjadi salah satu langkah besar The Blues dalam membangun era baru setelah musim yang penuh dinamika.

Penunjukan Alonso langsung menyita perhatian publik sepak bola Eropa. Selain karena reputasinya yang tengah melambung, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu juga dianggap sebagai salah satu pelatih muda paling menjanjikan saat ini.

Sebelum menerima tawaran Chelsea, Alonso sukses mencuri perhatian bersama Leverkusen lewat gaya permainan atraktif dan kemampuan meracik tim yang solid. Pengalamannya bersama klub-klub elite Eropa sebagai pemain juga menjadi nilai tambah tersendiri bagi manajemen Chelsea.

Chelsea dan Aroma Spanyol yang Tak Pernah Hilang

Kehadiran Alonso sekaligus memperpanjang hubungan erat Chelsea dengan sosok-sosok asal Spanyol, baik di kursi pelatih maupun di dalam skuad.

Sebelum Alonso datang, Chelsea pernah lebih dulu ditangani beberapa pelatih asal Spanyol. Salah satu nama paling dikenal adalah Rafael Benítez.

Benítez ditunjuk sebagai pelatih interim Chelsea pada November 2012 dalam situasi yang cukup sulit. Awalnya, kedatangannya sempat mendapat penolakan dari sebagian fans. Namun perlahan, ia berhasil membawa stabilitas di dalam tim.

Di bawah arahan Benítez, Chelsea akhirnya mampu menutup musim dengan gelar Liga Europa pada tahun 2013. Namun, prestasi tersebut tetap tak membuatnya mendapat kontrak permanen.

Selain Benítez, ada pula Bruno Saltor yang pernah menjadi caretaker Chelsea pada April 2023. Mantan staf pelatih Brighton itu hanya memimpin satu pertandingan, yakni saat Chelsea bermain imbang 0-0 melawan Liverpool.

Tantangan Besar Menanti Alonso

Meski datang dengan reputasi besar, Alonso dipastikan menghadapi tekanan tinggi di Stamford Bridge. Chelsea dalam beberapa musim terakhir mengalami inkonsistensi performa meski telah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan pemain-pemain baru.

Manajemen klub berharap Alonso mampu membangun identitas permainan yang jelas sekaligus mengembalikan Chelsea ke jalur persaingan papan atas Premier League dan kompetisi Eropa.

Publik kini menantikan bagaimana sentuhan tangan dingin Alonso akan mengubah wajah Chelsea dalam beberapa tahun ke depan.