Bomber Persebaya Tanggapi Wacana Pelarangan Striker Asing
Asad Arifin | 15 Agustus 2018 21:14
- Penyerang Persebaya Surabaya, Rishadi Fauzi ikut mengomentari wacana pelarangan striker asing untuk kompetisi Liga 1 musim depan. Rishadi mengaku sepakat dengan apapun yang nantinya menjadi keputusan operator liga.
Bagi penyerang asal Tangerang, dengan tidak adanya penyerang asing tentunya akan memberikan kesempatan yang lebih besar kepada penyerang lokal untuk unjuk kualitas. Serta mampu menambah jam terbang mereka.
”Kalau misalkan seperti itu berarti kesempatan pemain lokal untuk main lebih besar, bagus untuk jam terbang pemain-pemain atau striker-striker muda,” ungkap Rishadi kepada Bola.net.
Meski demikian, mantan penyerang Madura United sebenarnya tidak masalah jika harus bersaing dengan striker impor untuk berebut kepercayaan tim pelatih. Ia yakin selama bekerja keras, pasti bisa menjadi pilihan utama.
”Persaingan sehat dan saling mensupport,” imbuh penyerang 28 tahun.
Rishadi sendiri sudah bermain sebanyak 14 kali untuk Persebaya di Liga 1 dengan empat di antaranya sebagai pengganti. Eks bomber Sriwijaya FC ini sudah menyumbang tiga gol untuk Green Force.
”Semoga bisa cetak gol lebih banyak lagi,” pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persik 23 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37















