Bonek: Putaran Kedua Wajib di Tambaksari
Editor Bolanet | 23 April 2014 09:23
- Desakan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar mengizinkan bisa bermain di Stadion Gelora 10 November tak hanya datang dari kalangan manajemen dan panitia pelaksana (panpel) pertandingan saja. Suporter setia Persebaya, Bonek juga melakukan hal serupa.
Hal itu dilontarkan salah satu dedengkot Bonek, Devara Noumanto. Menurut pria yang akrab disapa Sinyo Devara ini, adalah hal wajib bagi Pemkot Surabaya untuk memperbolehkan Persebaya menggunakan kembali Stadion Gelora 10 November. Apalagi stadion yang terletak di Tambaksari itu sudah selesai pemugaran.
Pokoknya di putaran kedua, Persebaya wajib bermain di Tambaksari, tegas Sinyo, Rabu (23/4) pagi.
Bagi Sinyo, Stadion Gelora 10 November lebih representatif dibanding Gelora Bung Tomo (GBT). Letaknya berada di tengah kota, sehingga mudah dijangkau oleh penonton. Sedangkan GBT terletak di kawasan pinggiran yang berbatasan dengan Gresik. Akses ke GBT pun sangat minim dan terbatas.
Angkutan kota juga tak ada. Harusnya Pemkot Surabaya tahu akan hal ini. Harusnya mereka membuka mata, lanjut Sinyo.
Sinyo tak menampik, letak GBT yang sukar dijangkau membuat penonton setia Persebaya berpikir ulang untuk menonton pertandingan Persebaya. Waktu lawan tim-tim besar, oke lah kalau main di GBT. Tapi pertandingan lainnya cukup di Tambaksari, imbuh Sinyo.
Sebelumnya, Persebaya juga mengeluhkan bau sampah yang menyengat hidung pemain. Bau itu berasal dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo yang letaknya memang tak jauh dari Stadion GBT. Bau sampah ini juga dikeluhkan tim-tim yang bertandang ke Surabaya dan main lawan Persebaya di GBT.
Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini, tutur Ketua Panpel Persebaya, dr Wardi Azhari.
Sementara dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit. Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. (faw/pra)
Hal itu dilontarkan salah satu dedengkot Bonek, Devara Noumanto. Menurut pria yang akrab disapa Sinyo Devara ini, adalah hal wajib bagi Pemkot Surabaya untuk memperbolehkan Persebaya menggunakan kembali Stadion Gelora 10 November. Apalagi stadion yang terletak di Tambaksari itu sudah selesai pemugaran.
Pokoknya di putaran kedua, Persebaya wajib bermain di Tambaksari, tegas Sinyo, Rabu (23/4) pagi.
Bagi Sinyo, Stadion Gelora 10 November lebih representatif dibanding Gelora Bung Tomo (GBT). Letaknya berada di tengah kota, sehingga mudah dijangkau oleh penonton. Sedangkan GBT terletak di kawasan pinggiran yang berbatasan dengan Gresik. Akses ke GBT pun sangat minim dan terbatas.
Angkutan kota juga tak ada. Harusnya Pemkot Surabaya tahu akan hal ini. Harusnya mereka membuka mata, lanjut Sinyo.
Sinyo tak menampik, letak GBT yang sukar dijangkau membuat penonton setia Persebaya berpikir ulang untuk menonton pertandingan Persebaya. Waktu lawan tim-tim besar, oke lah kalau main di GBT. Tapi pertandingan lainnya cukup di Tambaksari, imbuh Sinyo.
Sebelumnya, Persebaya juga mengeluhkan bau sampah yang menyengat hidung pemain. Bau itu berasal dari Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Benowo yang letaknya memang tak jauh dari Stadion GBT. Bau sampah ini juga dikeluhkan tim-tim yang bertandang ke Surabaya dan main lawan Persebaya di GBT.
Apa walikota tidak malu kalau semua tim dari Indonesia yang bertanding di Surabaya selalu mengeluhkan bau sampah ini, tutur Ketua Panpel Persebaya, dr Wardi Azhari.
Sementara dokter tim Persebaya, dr Nanang Tri Nugroho, bau yang ditimbulkan oleh sampah tak baik untuk kesehatan para atlet, tak terkecuali para pemain Persebaya. Letak stadion yang tak jauh dari tempat sampah membuat pemain Persebaya rentan sakit. Sebab banyak virus yang akan terbang dan menyebabkan gangguan pernafasan. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
-
Marcos Santos Bangun Identitas Baru untuk Arema FC Musim 2026/2027
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 21:07
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Menanti Daya Ledak Kembalinya Iwan Budianto Tangani Arema FC
Bola Indonesia 21 Juli 2026, 20:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55













