Bubarkan Diri, Persis Solo Rugi Rp 600 Juta
Editor Bolanet | 10 Mei 2015 17:36
- Pembubaran tim Persis Solo yang berlaga di Divisi Utama, disesalkan berbagai pihak. Tak hanya suporter Pasoepati, masyarakat pun juga menyayangkan hal tersebut. Namun jajaran managemen telah mengambil keputusan bulat.
CEO Persis Solo sekaligus Presiden Direktur (Presdir) PT Persis Solo Saestu selaku pengelola klub berjuluk Laskar Sambernyawa mengatakan keputusan tersebut terpaksa diambil. Pasalnya Exco (Komite Eksekutif) PSSI telah menghentikan kompetisi serta tidak ada kejelasan kapan kompetisi digelar lagi.
Berdasar alasan ini kami memutus kontrak pemain per hari ini, karena kondisinya force major, ujar Paulus, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (10/5).
Terkait hak pemain untuk gaji bulan Mei, ia menegaskan akan tetap dibayarkan. Namun besarannya hanya 50 persen dari gaji penuh selama sebulan. Meski mereka meminta gajinya dibayar 100 persen tetapi karena kondisinya force major dan aktifitas latihan sudah berhenti sejak lama, maka pihaknya memutuskan hanya membayar 50 persen untuk bulan ini.
Lebih lanjut Paulus menuturkan selain memutus kontrak para pemain, managemen juga membatalkan beberapa hubungan kontrak dengan para sponsor. Diantaranya sebuah perusahaan jasa konstruksi asal Amerika Serikat bernama AWB Engineers. AWB juga kami batalkan kontraknya, karena kemarin itu sifatnya masih penjajakan, katanya.
Pembubaran tim legendaris yang berdiri sejak 1923 tersebut juga membawa dampak kerugian finansial bagi Persis Solo. Paulus mengklaim kerugian yang diderita Persis karena tidak jadi berkompetisi mencapai Rp 600 juta.
Kerugian kami sekitar Rp 600 juta, ini mulai dari masa persiapan, kontrak pemain, pelatih, sewa mes, gaji pemain dan akomodasi untuk laga-laga ujicoba, urainya.
Meski memutus kontrak pemainnya, Anggota DPRD PDIP Kota Solo ini tetap menjalin komunikasi dengan timnya. Sehingga saat kompetisi mulai diputar atau ada turnamen yang menarik untuk diikuti maka manajemen tidak perlu lagi melakukan seleksi pemain. Tim kebanggaan wong Solo dilaunching 17 April 2015 lalu. Selain memperkenalkan para pemain dan tim pelatih, Laskar Sambernyawa yang berjaya dimasa lalu ini juga memperkenalkan jersey dengan sejumlah sponsor baru. (ars/ada)
CEO Persis Solo sekaligus Presiden Direktur (Presdir) PT Persis Solo Saestu selaku pengelola klub berjuluk Laskar Sambernyawa mengatakan keputusan tersebut terpaksa diambil. Pasalnya Exco (Komite Eksekutif) PSSI telah menghentikan kompetisi serta tidak ada kejelasan kapan kompetisi digelar lagi.
Berdasar alasan ini kami memutus kontrak pemain per hari ini, karena kondisinya force major, ujar Paulus, saat dihubungi merdeka.com, Minggu (10/5).
Terkait hak pemain untuk gaji bulan Mei, ia menegaskan akan tetap dibayarkan. Namun besarannya hanya 50 persen dari gaji penuh selama sebulan. Meski mereka meminta gajinya dibayar 100 persen tetapi karena kondisinya force major dan aktifitas latihan sudah berhenti sejak lama, maka pihaknya memutuskan hanya membayar 50 persen untuk bulan ini.
Lebih lanjut Paulus menuturkan selain memutus kontrak para pemain, managemen juga membatalkan beberapa hubungan kontrak dengan para sponsor. Diantaranya sebuah perusahaan jasa konstruksi asal Amerika Serikat bernama AWB Engineers. AWB juga kami batalkan kontraknya, karena kemarin itu sifatnya masih penjajakan, katanya.
Pembubaran tim legendaris yang berdiri sejak 1923 tersebut juga membawa dampak kerugian finansial bagi Persis Solo. Paulus mengklaim kerugian yang diderita Persis karena tidak jadi berkompetisi mencapai Rp 600 juta.
Kerugian kami sekitar Rp 600 juta, ini mulai dari masa persiapan, kontrak pemain, pelatih, sewa mes, gaji pemain dan akomodasi untuk laga-laga ujicoba, urainya.
Meski memutus kontrak pemainnya, Anggota DPRD PDIP Kota Solo ini tetap menjalin komunikasi dengan timnya. Sehingga saat kompetisi mulai diputar atau ada turnamen yang menarik untuk diikuti maka manajemen tidak perlu lagi melakukan seleksi pemain. Tim kebanggaan wong Solo dilaunching 17 April 2015 lalu. Selain memperkenalkan para pemain dan tim pelatih, Laskar Sambernyawa yang berjaya dimasa lalu ini juga memperkenalkan jersey dengan sejumlah sponsor baru. (ars/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persis vs Persebaya: Tanpa Gol di Manahan
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 21:11
-
Link Nonton Siaran Langsung Persis vs Persebaya Hari Ini
Bola Indonesia 9 Mei 2026, 10:26
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








