Bursa Transfer Pemain Tengah Musim Shopee Liga 1 dan Liga 2 Resmi Dipercepat
Serafin Unus Pasi | 21 September 2020 17:28
Bola.net - Jelang digulirkannya lanjutan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020, PSSI menerbitkan perubahan Transfer Matching System (TMS) FIFA periode 2 tahun 2020. Perubahan itu tertuang dalam surat PSSI bernomor 1916/UDN/601/IX-2020 yang dikirimkan kepada seluruh klub peserta.
Surat tersebut pada intinya mengatur soal perubahan periode transfer window, atau perpindahan pemain saat jeda kompetisi. Jika kompetisi normal, bursa transfer paruh musim dibuka pada 21 Juli sampai 19 Agustus.
Tapi karena kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim ini ditangguhkan sejak Maret lalu, alias baru beberapa pekan digulirkan, otomatis memberi efek kepada periode bursa transfer paruh musim.
Oleh karena itu, PSSI telah memohon perubahan TMS periode 2 tahun 2020 kepada FIFA Players, Status, Legal, and Compliance Division. Sejak itu periode bursa transfer paruh musim yang dirancang dinyatakan tidak berlaku.
Berdasarkan surat balasan FIFA yang diterima pada 16 September lalu, permohonan PSSI untuk mengubah periode bursa transfer paruh musim telah dikabulkan. Tanggal baru juga telah disetujui yaitu 21 September hingga 18 Oktober.
"Namun perlu diketahui karena alasan teknis, perubahan periode registrasi tidak dapat dicantumkan dalam FIFA TMS, karena akan melebihi jumlah periode pendaftaran sesuai dengan FIFA Regulasi Status dan Transfer Pemain." Begitu keterangan dari dalam surat yang dikirimkan PSSI.
Meski demikian hal itu tidak mempengaruhi aktivitas transfer dan pendaftaran pemain untuk lanjutan Liga 1 dan Liga 2. Klub bisa tetap bongkar pasang pemain dengan menghadirkan pemain dari luar negeri yang baru karena TMS ini hanya khusus untuk pemain baru yang akan masuk ke suatu negara.
Hanya saja tidak ada lagi lalu lintas transfer pemain antarnegara saat tengah musim Liga 1 nanti. Sebab, jatah periode transfer tengah musim telah dipercepat menjadi jelang dilanjutkan kompetisi.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Klub Langsung Bergerak
Klub peserta Liga 1 dan Liga 2 langsung bergerak dengan mendatangkan pemain dari kompetisi luar negeri. Yang kebanyakan memang pemain asing.
Hal itu karena banyak klub yang kehilangan pemain asing. Itu setelah tidak adanya kesepakatan renegosiasi nilai kontrak yang telah disepakati di awal musim.
Sekarang, klub bisa mencari pemain lagi dari luar negeri untuk menambal kekurangan setelah hengkangnya banyak pemain ke luar negeri.
(Bola.net/Fitri Apriani)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











