'Buruknya Tata Kelola Bikin Timnas Indonesia Miskin Prestasi'
Editor Bolanet | 3 Agustus 2016 14:45
Buruknya sistem tata kelola sepakbola nasional selama lebih dari 20 tahun menjadi penyebab utama buruknya prestasi tim nasional, ujar Koordinator SOS, Akmal Marhali.
Ini juga jadi pangkal dari tidak berjalannya industri sepakbola Indonesia, sambungnya.
Menurut Akmal, saat ini, yang harus dilakukan adalah mengembalikan sepakbola ke identitasnya. Sepakbola, menurut eks jurnalis olahraga ini, tak bisa dicampuradukkan dengan kepentingan politik dan bisnis sekelompok orang.
Biarkan sepakbola menjadi milik para pelaku sepak bolanya, tuturnya.
Lebih lanjut, Akmal menambahkan, SOS berharap para pemilik suara di KLB PSSI kali ini dan yang akan dihelat Oktober mendatang bisa bersuara lantang untuk pembenahan sepakbola nasional. Kini, bukan lagi waktunya KLB sebatas duduk dan bagi-bagi uang saku. KLB PSSI, menurutnya, harus bener-benar dimanfaatkan sepenuhnya untuk perbaikan sepakbola nasional.
“Sepakbola kita sebenarnya sudah jauh lebih maju dan berprestasi bila kita mau fokus mengembalikan sepakbola kepada hakikatnya. Sayangnya, keinginan untuk maju itulah yang selama ini tidak ada. KLB kali ini harus benar-benar menghasilkan putusan fundamental terhadap permasalahan sepak bola Indonesia, Akmal menandaskan. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Botol Minum Bikin FIFA Bingung
Piala Dunia 7 Juni 2026, 14:33
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47
















