Carlos Fortes dan Tantangan Mengembalikan Pamor Nomor 9 di Arema FC
Gia Yuda Pradana | 14 Juli 2021 11:16
Bola.net - Seragam nomor 9 di Arema FC akhirnya kembali bertuan. Kali ini, pemiliknya adalah striker Carlos Fortes asal Portugal. Bisakah dia menjawab tantangan untuk memulihkan pamor nomor tersebut?
Umumnya, nomor 9 dipakai oleh striker andalan klub. Angka itu termasuk istimewa dan biasanya dipakai pemain bintang. Namun, di Arema, nomor ini seperti kurang keramat dalam lima tahun terakhir.
Tiga pemegang sebelumnya justru permainannya kurang ganas, yakni Gustavo Giron (2016), Ahmad Nur Hardianto (2017-2018), dan Robert Lima Guimaraes (2019). Ketiganya berposisi sebagai striker, tapi produktivitas golnya tak terlalu banyak.
Nelangsa Nomor 9 di Arema

Giron hanya bertahan setengah musim dan mencetak dua gol. Setelah itu, pemain kelahiran Kolombia tersebut dipinjamkan ke Persegres Gresik United. Setelah itu, Nur Hardianto mewarisi nomornya. Striker asal Lamongan itu bertahan dua musim.
Meski punya potensi bagus sebagai alumni Timnas Indonesia U-23, dia bukan pilihan utama lini depan Arema. Dalam dua musim, Hardianto dapat kesempatan main 30 laga. Namun, dia lebih banyak jadi pengganti sehingga hanya delapan gol yang berhasil dicetaknya.
Sementara itu, pemegang nomor 9 terakhir adalah Robert Lima Guimaraes. Penyerang asal Brasil itu datang dengan kepercayaan diri tinggi. Penyerang gempal ini menyebut dirinya sebagai gladiator lini depan Arema. Dia meminta nomor 9 yang musim itu sebenarnya masih dipakai Hardianto.
Namun, kariernya di Arema FC tak panjang. Dia hanya bertahan saat pramusim. Gladiator didepak setelah Arema menjuarai Piala Presiden 2019. Singo Edan justru berhasil jadi juara ketika dia cedera dan diparkir di bangku cadangan.
Optimisme Carlos Fortes

Melihat kisah tiga pemilik nomor 9 di Arema FC, manajemen berharap Fortes tidak mengulanginya. Meski belum mengetahui sepak bola Indonesia, tapi dia punya semangat untuk sukses di Indonesia.
“Saya tidak banyak tahu tentang sepak bola Indonesia sebelumnya. Yang saya tahu, pemain asal Portugal, Paulo Sergio (eks pemain Bhayangkara FC dan Bali United) pernah main di sini,” sambungnya.
Fortes memilih nomor 9 karena dia ingin jadi predator lini depan Arema. Kepercayaan dirinya hampir mengingatkan pada Gladiator.
Yang jelas, Arema berharap nasib Fortes tidak sama seperti penyerang Brasil tersebut. Mampukah Fortes menjawab tantangan itu?
Disadur dari: Bola.com/Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi
Published: 14 Juli 2021
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Madura United Tak Beri Program Khusus kepada Pemain Selama Libur
- Iwan Setiawan Memilih Bertahan di Lamongan Selama Libur, Ini Pertimbangannya
- Kasus Covid-19 Indonesia Menggila, Ini Asa Pelatih Arema FC
- Madura United Dukung Wacana Liga 1 2021 Bergulir Akhir Agustus
- Pelatih Persela Ingatkan Pemain untuk Tak Bosan Jalankan Program Latihan Mandiri
- PT LIB Segera Berikan Hak Komersil Kepada Klub Liga 1 dan Liga 2
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton PSIM vs Persija Jakarta Hari Ini, 22 April 2026
Bola Indonesia 22 April 2026, 13:10
-
PSIM vs Persija Jakarta: Misi Macan Kemayoran Jaga Tren Menang di Gianyar
Bola Indonesia 22 April 2026, 12:18
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














