Hasil Asian Open Water Swimming Championship 2026: China Dominan, Atlet Korsel Puji Keindahan Bali

Hasil Asian Open Water Swimming Championship 2026: China Dominan, Atlet Korsel Puji Keindahan Bali
Perenang China dominasi hari pertama Asian Open Water Swimming Championship 2026 di Bali, Sabtu (13/6/2026). (c) Merdeka.com

Bola.net - Memasuki hari kedua bergulirnya ajang 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 (AOWSC) yang diselenggarakan di Pantai Jimbaran, delegasi dari Indonesia masih belum berhasil menyumbangkan perolehan medali.

Komposisi perenang tanah air yang diperkuat oleh Sang Arka Ning Jaladri Prawatiya, Ibnu Dwifaiva Hefrisyanthi, Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, dan Moch. Akbar Putra Taufik yang berlaga pada nomor mixed relay, harus puas menyudahi perlombaan di urutan ke-8 lewat perolehan catatan waktu 01:04:32,7.

Di sisi lain, dominasi kekuatan tim China masih belum tergoyahkan setelah sukses menyentuh garis finis di tempat pertama. Kuartet Yijing Chen, Shutong Wu, Jinjit Zhang, dan Tianchen Lan tersebut keluar sebagai yang tercepat dengan membukukan waktu 00:56:42,3.

Kendati demikian, sebuah kejutan besar tercipta pada perebutan tempat kedua. Tim nasional Korea Selatan secara tak terduga berhasil mengamankan predikat runner up setelah Jung San Yoon, Hae Rim Lee, Ji Yeon Huang, dan Se Beom Oh menyudahi balapan dengan torehan waktu 00:57:07,9.

Sementara itu, barisan perenang Vietnam yang terdiri dari Huy Hoang Nguyen, Thi My Tien Vo, Kha Nhi Nguyen, dan Tran Tuan Anh Mai sukses mengunci peringkat ketiga dengan raihan waktu 00:57:31,7.

Bagi skuad Korea Selatan, hasil ini menjadi sebuah sensasi tersendiri lantaran mereka terbukti sanggup memberikan perlawanan sengit kepada kubu China. Hal serupa juga berlaku bagi Vietnam yang sukses menempatkan diri sebagai tim kuda hitam yang patut diwaspadai dari kawasan Asia Tenggara.

Kesan Perenang Korea

Atlet renang andalan Korea Selatan, Jung San Yoon, mengungkapkan rasa puasnya atas pencapaian manis yang berhasil mereka raih. Pasalnya, saat berlaga pada ajang Asian Beach Games 2026 di Sanya tempo hari, Korea Selatan hanya sanggup membawa pulang medali perunggu setelah mengakui keunggulan dari China serta Vietnam.

"Ketika perenang pertama kami finis di posisi kedua, saat itu juga saya langsung merasa bahwa kami memiliki peluang besar. Saya yakin tim kami akan tampil baik, sehingga saya sangat puas dengan hasil yang diraih pada Asian Open Water Swimming Championship tahun ini,” tegasnya.

"Asian Beach Games di Sanya pada April lalu sebenarnya menjadi target utama kami. Saat itu, kami pertama kalinya mendapat medali di ajang internasional dan itu memberikan kepercayaan diri yang sangat besar bagi tim,” tambahnya.

Puji Keindahan Bali

Pada agenda hari pamungkas dari pelaksanaan 12th AOWSC 2026, dirinya dijadwalkan bakal kembali turun mewakili Korea Selatan untuk berkompetisi di nomor 10K putra. Motivasi terbesarnya adalah kembali merengkuh medali sebagaimana yang telah ia buktikan pada nomor mixed relay.

“Karena itu, target saya besok adalah finis di tiga besar,” terangnya.

Saat dimintai pendapat mengenai pulau Bali, seluruh anggota tim secara serempak mengaku bahwa momen ini merupakan kali pertama bagi mereka menetapkan kaki di Pulau Dewata.

Dirinya beserta kolega mengaku sangat terpukau dengan pesona lanskap alam serta kebersihan kondisi perairan di Pantai Jimbaran yang dinilai sangat representatif untuk arena perlombaan.

“Luar biasa di sini dan makanannya juga lezat. Sekarang saya mengerti mengapa Bali dikenal luas sebagai salah satu destinasi liburan terkenal di dunia. Untuk makanan favorit, saya sempat mencoba beberapa menu di McDonald's yang tidak tersedia di Korea Selatan,” tutupnya.