Cegah Tunggakan Gaji Pemain, PT Liga Rancang Regulasi Anyar
Editor Bolanet | 29 Juli 2015 10:21
- PT Liga Indonesia terus melakukan persiapan serius agar kompetisi musim depan, baik itu Indonesia Super League (ISL) maupun Divisi Utama dapat terselenggara sesuai rencana.
Jika berdasarkan permintaan PSSI, kompetisi diharapkan mulai berjalan pada Oktober mendatang. Dalam upaya tersebut, PT Liga Indonesia juga sedang merancang sejumlah terobosan.
Diterangkan Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, pihaknya tengah membuat beberapa tambahan dalam regulasi. Tujuan utamanya adalah yakni supaya mampu memproteksi klub dan juga pemain.
Dengan begitu, klub tidak asal-asalan dalam membelanjakan uang dan memaksakan diri merekrut pemain dan pelatih dalam kondisi keterbatasan dana.
Jika hal tersebut dilakukan, tunggakan gaji seperti yang terjadi sebelumnya bisa dihentikan, sehingga ada beberapa hal yang kami masukan dalam regulasi, di antaranya proteksi terhadap pemain, kemudian terkait finansial klub, tutur Tigor.
Hal tersebut sebenarnya merupakan masalah pembayaran pemain, apakah menggunakan salary cap atau financial fair play, sambungnya.
Ditambahkan Tigor, PT Liga Indonesia akan berupaya cepat merealisasikan hal tersebut. Sehingga, dapat melakukan pertemuan dengan PSSI dan klub untuk memastikan kelangsungan kompetisi. [initial]
(esa/pra)
Jika berdasarkan permintaan PSSI, kompetisi diharapkan mulai berjalan pada Oktober mendatang. Dalam upaya tersebut, PT Liga Indonesia juga sedang merancang sejumlah terobosan.
Diterangkan Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, pihaknya tengah membuat beberapa tambahan dalam regulasi. Tujuan utamanya adalah yakni supaya mampu memproteksi klub dan juga pemain.
Dengan begitu, klub tidak asal-asalan dalam membelanjakan uang dan memaksakan diri merekrut pemain dan pelatih dalam kondisi keterbatasan dana.
Jika hal tersebut dilakukan, tunggakan gaji seperti yang terjadi sebelumnya bisa dihentikan, sehingga ada beberapa hal yang kami masukan dalam regulasi, di antaranya proteksi terhadap pemain, kemudian terkait finansial klub, tutur Tigor.
Hal tersebut sebenarnya merupakan masalah pembayaran pemain, apakah menggunakan salary cap atau financial fair play, sambungnya.
Ditambahkan Tigor, PT Liga Indonesia akan berupaya cepat merealisasikan hal tersebut. Sehingga, dapat melakukan pertemuan dengan PSSI dan klub untuk memastikan kelangsungan kompetisi. [initial]
Jangan Lewatkan!
Pekan Ketiga Oktober 2015, PT LI Kembali Gelar Kompetisi
Persipura Tuntut PSSI Tegas Terkait Jaminan Kompetisi
Persipura Meminta Adanya Jaminan Penyelenggaraan ISL
Kembali Berkompetisi, Persipura Tunggu Kepastian Dari PSSI dan PT LI
PT Liga Indonesia Desak PSSI Segera Tetapkan Status Kompetisi
Bahas Kompetisi, PT Liga Indonesia Ingin Bertemu Klub
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Berantas Match Fixing, PT LIB Ingin Tiru La Liga
Bola Indonesia 17 Januari 2019, 00:22
-
PSMP Didiskualifikasi, Jumlah Peserta Liga 2 2019 Diserahkan ke PSSI
Bola Indonesia 4 Januari 2019, 14:13
-
PT LIB Berikan Klarifikasi Terkait Panggilan dari Satgas Anti Mafia Bola
Bola Indonesia 4 Januari 2019, 14:05
-
Operator Liga Dicecar 20 Pertanyaan Oleh Penyidik Bareskrim
Bola Indonesia 28 Desember 2018, 00:44
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34











