Cerita Johnny Jansen soal Metode Perekrutan Bali United: Kami Tak Punya Sistem Pencari Bakat, Cuma Andalkan Video YouTube dan Transfermarkt
Serafin Unus Pasi | 5 Januari 2026 10:01
Bola.net - Pelatih Bali United, Johnny Jansen buka-bukaan dengan media Belanda, Leeuwarder Courant. Ia mengaku betah menangani tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.
Jansen baru melatih Bali United pada BRI Super League 2025/26. Ia sebelumnya menangani SC Heerenveen pada 2019-2022, Safa Beirut FC pada 2023, dan PEC Zwolle pada 2023-2025.
"Saya akan sangat senang jika bisa berada di sini selama dua hingga tiga tahun lagi, sehingga saya bisa meninggalkan jejak," ujar Jansen kepada Leeuwarder Courant dilansir dari Fean Online.
"Lalu klub bisa melanjutkan dari apa yang sudah dibangun, itu akan sangat luar biasa," katanya menambahkan.
Soroti Metode Pencarian Pemain
Namun, Jansen menyoroti metode pencarian pemain Bali United. Serdadu Tridatu disebutnya tidak memiliki sistem pencari bakat sehingga lagi banyak mengandalkan tawaran dari agen.
"Dan saya akan ceritakan sesuatu kepada Anda: kami tidak memiliki sistem pencari bakat. Pemilik klub kami menerima kiriman video YouTube dari para agen, lengkap dengan data dari Transfermarkt," ucap Jansen.
"Lalu ia menghubungi saya dan berkata, 'kita sedang mencari penyerang, kan. Apakah pemain ini cocok?' Begitulah cara kerjanya di sini," lanjutnya.
Pandangan Johnny Jansen
Jansen menilai absennya struktur pencari bakat membuat proses rekrutmen pemain di banyak klub Indonesia berjalan tidak terarah dan sangat bergantung pada tawaran eksternal. Kondisi tersebut, menurutnya, kerap menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan teknis tim dengan profil pemain yang diajukan kepada pelatih.
"Tidak ada satu pun klub di sini yang sudah menata hal tersebut dengan baik. Padahal, alangkah baiknya jika memiliki seorang pemandu bakat yang bisa memantau pemain di dalam negeri, dan juga satu pemandu bakat lain yang bisa memantau pemain di luar negeri," kata Jansen.
"Kadang contohnya begini: kami mencari penyerang, lalu pemilik klub kami yang sangat kaya datang membawa seorang pemain sayap kiri dengan tinggi 1,65 meter. Pemain seperti itu jelas tidak bisa dimainkan sebagai penyerang," sambungnya.
Ingin Ubah Budaya
Situasi itu menggambarkan bagaimana keputusan perekrutan pemain kerap berangkat dari pertimbangan non-teknis sebelum akhirnya disesuaikan kembali dengan kebutuhan tim. Jansen menyatakan bahwa mekanisme seperti itu berbeda dengan sistem kerja yang selama ini ia jalani di klub-klub sebelumnya.
"Lalu pemilik klub menanggapi bahwa pemain seperti itu sebenarnya punya kemampuan teknik yang bagus. Saya pun menjawab: itu benar, tetapi kami sedang membutuhkan seorang penyerang. Setelah itu dia berkata 'oke', lalu nama pemain tersebut dicoret dan muncul lagi nama pemain baru," tutur Jansen.
"Begitulah cara kami bekerja. Namun, itu bukan cara kerja yang saya inginkan dan juga bukan cara kerja yang biasa saya jalani," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
Federico Barba Absen Membela Persib Vs Persik di Tengah Rumor Transfer Balik ke Italia, Eliano Reijnders juga Absen
Hasil Bali United vs Arema FC: Kalah Lagi, Tren Negatif Singo Edan Berlanjut
Hasil BRI Super League: Beda Nasib Duo Mataram, PSIM Menang dan Persis Malu di Kandang
Prediksi BRI Super League: Persik Kediri vs Persib Bandung 5 Januari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AS Roma Enggan Sepelekan Manchester United yang Lagi Babak Belur!
Liga Champions 3 November 2026, 07:40
-
Jamu Aston Villa, Barcelona akan Kembali Andalkan Raphinha
Liga Champions 3 November 2026, 07:20
-
Anthony Gordon Peringatkan Barcelona: Aston Villa Bukan Lawan yang Enteng!
Liga Champions 3 November 2026, 06:40
-
Tantang Barcelona, Lamine Yamal Bukan Satu-satunya Ancaman untuk Aston Villa!
Liga Champions 3 November 2026, 06:20
LATEST UPDATE
-
Aqil Savik Siap Manfaatkan Kesempatan di Persija, Laga Kontra PSMS Jadi Pembuktian
Bola Indonesia 3 November 2026, 13:13
-
Prediksi AEK Athena vs Madrid 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 13:02
-
Prediksi Fenerbahce vs Liverpool 5 November 2026
Liga Champions 3 November 2026, 12:15
-
I.League Cup: Pelatih Arema FC Waspadai 2 Pemain RANS Nusantara
Bola Indonesia 3 November 2026, 12:14
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
-
Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Jean-Philippe Mateta ke MU
Liga Inggris 3 November 2026, 10:29
-
Alejandro Balde Dikritik, Hansi Flick Pasang Badan
Liga Champions 3 November 2026, 10:00
-
Jadwal Lengkap I.League Cup 2026/2027, 3-4 November 2026
Bola Indonesia 3 November 2026, 09:37
-
Kalahkan AS Roma, Peruntungan Manchester United Diyakini Bakal Berbalik
Liga Champions 3 November 2026, 09:00
-
Jamu AS Roma, Manchester United Usung Misi Kebangkitan!
Liga Champions 3 November 2026, 08:40
-
Jamu Inter Milan, Feyenoord Usung Misi Balas Dendam
Liga Champions 3 November 2026, 08:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





