Cerita Kiper Persebaya Terjebak Kericuhan di Stadion Kanjuruhan
Serafin Unus Pasi | 3 Oktober 2022 17:44
Bola.net - Kiper Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani bersama rekan setimnya menjadi saksi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Mereka kebetulan menghadapi Arema FC pada pekan ke-11 Liga 1 2022/2023.
Menurut Andhika Ramadhani, suasana di Stadion Kanjuruhan benar-benar mencekam selepas pertandingan. Sehingga, pemain Persebaya langsung dievakuasi oleh petugas keamanan.
"Kami selesai pertandingan langsung masuk ruang ganti dan langsung masuk rantis untuk mengantisipasi kericuhan," kata Andhika Ramadhani kepada Bola.net, Senin (03/10/2023).
Namun, berada di dalam kendaraan taktis tidak membuat Andhika Ramadhani dan rekannya luput dari kemarahan suporter. Rantis yang ditumpanginya dilempari di luar stadion.
"Sangat mencekam karena sempat tertahan 1 jam-an lah kira-kira. Tapi alhamdulillah pemain semua aman di dalam rantis," sambungnya.
Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.
Turut Berduka
Belakangan, diketahui bahwa kericuhan tersebut menelan banyak korban jiwa. Lebih dari seratus suporter dan pihak keamanan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Karena itu, Andhika Ramadhani ikut prihatin dengan kejadian di Kanjuruhan yang merenggut banyak korban jiwa. Dia berharap kejadian serupa tidak terjadi.
"Saya turut berduka sedalam-dalamnya untuk para korban dan juga keluarga yang ditinggalkan. Semoga diberi kesabaran untuk semua keluarga korban," lanjut Andhika.
"Saya berharap ini kejadian terakhir dan menjadi pembelajaran kita semua, tidak ada yang jauh berharga dari nyawa," tegas pemain kelahiran Surabaya tersebut.
Kemenangan Penting
Terlepas dari insiden kericuhan di Kanjuruhan, Andhika Ramadhani menilai kemenangan Persebaya di markas Arema FC sangat penting. Hasil itu menambah kepercayaan diri pemain.
Ya, Persebaya menang dengan skor 3-2 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Hasil itu pula yang membuat para suporter tuan rumah turun ke lapangan sebagai bentuk kekecewaan.
"Penting banget karena teman-teman bisa mengukir sejarah baru untuk Persebaya selama 23 tahun main di Malang belum pernah menang," terangnya.
Andhika yang mendapat kesempatan turun dari bangku cadangan sempat grogi ketika menghadapi Arema FC. Karena tekanan dari suporter tuan rumah sangat tinggi.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
Video: PSSI Tegaskan Jam Tanding Arema FC vs Persebaya Jadi Kesepakatan Bersama Panpel, LIB, dan Kep
Tragedi Kanjuruhan Buat Liga 1 Disetop, tapi PSSI Putuskan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 Jalan Te
Ihwal Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Ini Dalih Kapolri
Komentar Aji Santoso Terkait Insiden di Stadion Kanjuruhan
PBNU akan Berikan Santunan Uang Tunai kepada Keluarga Korban Kerusuhan Kanjuruhan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Bola Indonesia 8 Juni 2026, 13:26
LATEST UPDATE
-
Turki Gagal Lolos Fase Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 17:40
-
Man of the Match Turki vs Paraguay: Matias Galarza
Piala Dunia 20 Juni 2026, 15:45
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 12:57
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:59
-
Man of the Match Brasil vs Haiti: Vinicius Junior
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:47
-
Gelar Kejuaraan MMA, Pertacami Incar Medali Emas Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Juni 2026, 10:10
-
Klasemen Grup C Piala Dunia 2026 Usai Brasil dan Maroko Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 10:03
-
Hasil Brasil vs Haiti: Matheus Cunha dan Vinicius Bersinar, Samba Menang
Piala Dunia 20 Juni 2026, 09:36
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










