Club Licensing, Nilai PSM Kurang 311 Poin Lagi
Editor Bolanet | 30 Oktober 2012 10:08
- Usaha PSM Makassar untuk mendapat pengakuan sebagai klub profesional masih terhitung berat. Pasalnya, klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu belum bisa memenuhi semua persyaratan dari AFC.
Bahkan, tim Ayam Jantan dari Timur ini terancam tidak akan mendapatkan lisensi sebagai klub profesional. Manajemen masih harus berjuang keras agar bisa mendapatkan lisensi tersebut.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), Rully Habibie, menyebutkan bahwa AFC kembali menegaskan jika club licensing itu wajib dimiliki setiap klub. Demikian hasil pertemuan CEO klub-klub di Indonesia bersama AFC dan PSSI di Jakarta, 23-24 Oktober lalu.
“Club licensing itu wajib. Tapi, yang mengeluarkan lisensinya adalah PSSI dengan beberapa masukan atau pengawasan dari AFC,” jelas Rully.
Dan dari hasil pertemuan tersebut, AFC juga menekankan bahwa minimum nilai yang harus kita miliki jika ingin bermain di level LCA adalah 600. Hingga kemarin atau dua tahun lalu, rata-rata nilai klub di Indonesia, termasuk PSM, adalah 289, ungkapnya.
Itu berarti bahwa nilai PSM masih tertinggal 311. Inilah yang harus dipenuhi PSM dan klub-klub lainnya. Apalagi, tahun ini AFC mulai ketat dan mewajibkan setiap klub memiliki lisensi. Dan itu harus dilakukan setiap tahunnya, tutur Rully.
Menurut Rully, Pasukan Ramang, harus bisa lolos dari penilaian akan klub professional tersebut. Tentunya, dia berharap agar ada kerja sama dengan semua pihak agar PSM tetap bisa dinilai sebagai klub professional.
Kita harus bisa lolos, kita harus bisa bekerja sama dengan semua pihak terkait. Karena ini bukan hanya untuk klub PSM tapi untuk kita semua, sambungnya.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ikut bersuara terkait club licensing tersebut. Sebagai pelatih yang sudah berpengalaman di sepak bola Eropa, Petar menekankan bahwa sudah seharusnya klub memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan AFC.
“Itu memang wajib di semua liga di dunia. Di Eropa saja, klub-klub di sana sudah semua memenuhi persyaratan sebagai klub profesional, ungkap mantan pelatih timnas Georgia itu. (nda/mac)
Bahkan, tim Ayam Jantan dari Timur ini terancam tidak akan mendapatkan lisensi sebagai klub profesional. Manajemen masih harus berjuang keras agar bisa mendapatkan lisensi tersebut.
CEO PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PT PSM), Rully Habibie, menyebutkan bahwa AFC kembali menegaskan jika club licensing itu wajib dimiliki setiap klub. Demikian hasil pertemuan CEO klub-klub di Indonesia bersama AFC dan PSSI di Jakarta, 23-24 Oktober lalu.
“Club licensing itu wajib. Tapi, yang mengeluarkan lisensinya adalah PSSI dengan beberapa masukan atau pengawasan dari AFC,” jelas Rully.
Dan dari hasil pertemuan tersebut, AFC juga menekankan bahwa minimum nilai yang harus kita miliki jika ingin bermain di level LCA adalah 600. Hingga kemarin atau dua tahun lalu, rata-rata nilai klub di Indonesia, termasuk PSM, adalah 289, ungkapnya.
Itu berarti bahwa nilai PSM masih tertinggal 311. Inilah yang harus dipenuhi PSM dan klub-klub lainnya. Apalagi, tahun ini AFC mulai ketat dan mewajibkan setiap klub memiliki lisensi. Dan itu harus dilakukan setiap tahunnya, tutur Rully.
Menurut Rully, Pasukan Ramang, harus bisa lolos dari penilaian akan klub professional tersebut. Tentunya, dia berharap agar ada kerja sama dengan semua pihak agar PSM tetap bisa dinilai sebagai klub professional.
Kita harus bisa lolos, kita harus bisa bekerja sama dengan semua pihak terkait. Karena ini bukan hanya untuk klub PSM tapi untuk kita semua, sambungnya.
Pelatih PSM, Petar Segrt, ikut bersuara terkait club licensing tersebut. Sebagai pelatih yang sudah berpengalaman di sepak bola Eropa, Petar menekankan bahwa sudah seharusnya klub memenuhi semua kriteria yang telah ditetapkan AFC.
“Itu memang wajib di semua liga di dunia. Di Eropa saja, klub-klub di sana sudah semua memenuhi persyaratan sebagai klub profesional, ungkap mantan pelatih timnas Georgia itu. (nda/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Petar Berharap Bisa Pamitan di Stadion Andi Mattalatta
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 18:10
-
Menunggu Uangnya, Petar Masih Tertahan di Makassar
Bola Indonesia 24 Juni 2013, 17:12
-
Petar Segrt Gelar Perpisahan di Warung Coto
Bolatainment 23 Juni 2013, 18:55
-
Say Good Bye, Petar Ingin Traktir Pemain Coto Makassar
Bolatainment 17 Juni 2013, 18:30
-
Carlos de Mello Gantikan Petar Tangani PSM?
Bola Indonesia 15 Juni 2013, 14:20
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





