Cuma 25 Orang, Wasit Rawan Kelelahan di Kompetisi 2019
Gia Yuda Pradana | 3 Juli 2019 14:55
Bola.net - Plt Kepala Departemen Wasit PSSI Efraim Ferdinand menilai banyaknya protes terhadap kinerja korps berbaju hitam tidak bisa dijadikan acuan rendahnya kualitas mereka.
"Kalau hanya pekan ini, maka tidak bisa dijadikan penilaian. Sebab pada beberapa pekan sebelumnya tidak ada protes," kata Efraim Ferdinand.
Dia melanjutkan, PSSI fokus ke pembenahan wasit pada kompetisi tahun ini. Untuk itu, mereka menyeleksi ketat mereka yang layak menjalankan tugas.
Risikonya, stok korps berbaju hitam tidak banyak. Kondisi ini bakal berpengaruh karena kompetisi tahun ini sudah berlangsung sejak Januari. Pengadil laga pun rawan kelelahan.
"Yang daftar awalnya 50 kami tekan jadi 25. Itu yang layak, sudah standar kami. Karena kalau tidak lulus, tidak kami panggil," ucapnya.
"Mulai Piala Indonesia, Piala Presiden, sampai Liga 1. Jadi, ya, kami pasti akan melakukan evaluasi. Tapi, faktor yang dilihat banyak," sambung Efraim Ferdinand.
PSSI melakukan evaluasi wasit setiap dua pekan. Dalam proses itu, Efraim Ferdinand menjelaskan, PSSI tidak hanya melihat kesalahan yang terjadi.
"Selain mendengar penjelasan dari yang bersangkutan, kami akan melihat rekaman pertandingan. Kesalahannya di mana, kondisi wasit saat itu bagaimana, fisiknya bagaimana. Jadi, intinya, tidak bisa satu kesalahan jadi patokan," paparnya.
Scroll terus ke bawah.
Kontroversi Terkini
Wasit kembali jadi sorotan menyusul kinerja Annas Apriliandi dan Dodi Setia dalam sepekan terakhir. Annas Apriliandi dinilai tidak bekerja baik ketika memimpin pertandingan PSIS Semarang melawan Barito Putera di Shopee Liga 1 yang disiarkan Indosiar.
Dia membatalkan keputusan penalti untuk tuan rumah di menit ke-90+3. Padahal, awalnya, wasit asal Jawa Barat tersebut menunjuk titik putih. Annas Apriliandi merevisi kebijakan menjadi tendangan ebbas usai berdiskusi dengan asisten.
Sementara Dodi Setia mendapat protes usai memimpin duel Persebaya Surabaya dan Madura United pada leg kedua perempat final Piala Indonesia.
"Kami optimistis protesnya akan ditanggapi. Nanti pasti ada tim penilai kinerja wasit di laga itu," kata Manajer PSIS Setyo Agung Nugroho.
Sumber: Liputan6.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















