Daftar Lengkap Pelanggaran Persib di Leg Kedua 16 Besar AFC Champions League 2: Flare, Kekerasan, hingga Invasi Lapangan
Asad Arifin | 13 Mei 2026 20:36
Bola.net - Persib Bandung resmi menerima hukuman berat dari AFC setelah insiden yang terjadi pada laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League 2 melawan Ratchaburi FC. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 18 Februari 2026 lalu.
Komite Disiplin dan Etik AFC mengumumkan keputusan resmi mereka pada Rabu (13/5/2026). Dalam dokumen tersebut, Persib dinyatakan melakukan sejumlah pelanggaran serius yang berkaitan dengan perilaku suporter dan pengamanan pertandingan.
Kasus ini langsung menjadi sorotan karena AFC menilai pelanggaran yang terjadi tidak hanya menyangkut flare dan lemparan benda. Ada pula unsur kekerasan, kerusakan fasilitas stadion, hingga invasi lapangan usai pertandingan.
Akibat rentetan insiden tersebut, Persib menerima denda besar dan sanksi pertandingan tanpa penonton di kompetisi antarklub AFC. Hukuman itu menjadi salah satu sanksi paling berat yang pernah diterima klub Indonesia di level Asia dalam beberapa tahun terakhir.
AFC Soroti Aksi Suporter dan Kerusakan Stadion

Dalam laporan resminya, AFC membeberkan berbagai tindakan suporter Persib selama pertandingan berlangsung. Salah satu pelanggaran utama adalah penggunaan flare dan kembang api di beberapa momen laga.
Selain itu, penonton juga disebut melempar banyak benda ke area lapangan sepanjang pertandingan berlangsung. Benda-benda tersebut meliputi pecahan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah plastik, hingga puing-puing umum.
AFC juga menyoroti tindakan perusakan fasilitas stadion yang dilakukan sejumlah oknum penonton. Beberapa bagian kursi stadion dan papan iklan dilaporkan rusak maupun dicopot selama pertandingan berlangsung.
"Suporter yang terkait dengan terdakwa menyalakan berbagai perangkat pembakar (kembang api dan flare), melempar banyak benda ke lapangan, merusak kursi stadion dan papan iklan, melakukan tindakan kekerasan fisik," tulis AFC.
Invasi Lapangan dan Kegagalan Pengamanan Jadi Sorotan

Tidak hanya perilaku suporter, AFC juga menilai Persib gagal menjalankan kewajiban pengamanan pertandingan secara maksimal. Panitia pelaksana dianggap tidak mampu menjaga ketertiban dan keamanan stadion selama laga berlangsung.
Dalam poin kedua keputusan tersebut, AFC menyebut Persib gagal memastikan penerapan aturan keselamatan dan tindakan pencegahan keamanan. Situasi itu dinilai memperburuk kondisi stadion selama pertandingan berlangsung.
AFC juga menyoroti adanya invasi lapangan yang dilakukan sejumlah penonton setelah pertandingan selesai. Beberapa individu disebut memasuki area lapangan dan wilayah sekitar lapangan pertandingan.
Selain itu, akses publik di Stadion GBLA juga menjadi perhatian serius AFC. Persib dianggap gagal memastikan koridor, tangga, jalur evakuasi, pintu, dan akses umum tetap steril karena terhalang penonton selama pertandingan berlangsung.
Pelanggaran Persib Menurut AFC

Berikut adalah daftar lengkap kesalahan yang dibuat Persib menurut AFC:
1. Penonton dari pihak Tergugat menyalakan beberapa perangkat pembakar (yaitu kembang api dan suar) pada beberapa kesempatan selama Pertandingan, melemparkan berbagai benda (yaitu pecahan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah plastik, dan puing-puing umum) di sepanjang Pertandingan, merusak/mencopot bagian dari kursi stadion dan papan iklan, terlibat dalam tindak kekerasan fisik, melontarkan kata-kata kasar dan/atau hinaan kepada tim lawan dan/atau Perangkat Pertandingan termasuk tuduhan bahwa mereka adalah “bagian dari mafia” dan telah dibayar untuk memengaruhi hasil Pertandingan, serta sejumlah individu merangsek masuk ke lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir.
2. Pihak Tergugat gagal memenuhi kewajibannya untuk: (i) mematuhi dan menerapkan aturan keselamatan yang berlaku serta mengambil setiap tindakan pencegahan keselamatan yang diwajibkan oleh keadaan sebelum dan selama pertandingan berlangsung; dan (ii) memastikan bahwa hukum dan ketertiban tetap terjaga di dalam stadion dan lingkungan sekitarnya dikarenakan penonton menyalakan beberapa perangkat pembakar (yaitu kembang api dan suar), penonton melemparkan berbagai benda (yaitu pecahan kursi stadion, botol plastik, kantong plastik berisi cairan, gelas plastik, sampah plastik, dan puing-puing umum) di sepanjang Pertandingan, dan sejumlah penonton merangsek masuk ke lapangan permainan dan/atau area di sekitar lapangan permainan setelah Pertandingan berakhir.
3. Pihak Tergugat gagal memastikan bahwa semua akses jalan umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, dan jalur keluar darurat tetap terbebas dari segala rintangan, yang mana hal tersebut dapat menghambat pergerakan bebas dan keselamatan penonton akibat ulah penonton yang menghalangi akses jalan dan/atau tangga selama Pertandingan berlangsung.
Baca Ini Juga
Persib Bandung Kena Sanksi Berat dari AFC: Denda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Kandang Tanpa Penonton
I.League Siapkan 2 Piala jika Persib dan Borneo FC Punya Peluang Juara BRI Super League di Pekan ke-34, Pesta di Bandung atau Samarinda?
Persib Prihatin atas Sederet Insiden yang Terjadi Usai Laga Melawan Persija
Dedengkot The Jakmania Ungkap Pengkritik Sudah Mulai Dapat Ancaman: Cukup Kesabaran Ini Harus Menyaksikan Persija Selalu Terusir
Ardhi Tjahjoko Minta Maaf dan Tanggung Jawab soal Kegagalan Persija di BRI Super League, Serahkan Nasibnya kepada Manajemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


