Dalami Match Fixing, Komdis PSSI Bakal Panggil Andi Darussalam
Editor Bolanet | 29 September 2015 11:39
- Komisi Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) terus melakukan pengembangan terkait judi dan pengaturan skor yang sempat dikemukakan sosok berinisial BS alias Bambang Suryo.
Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto, bahkan mengungkapkan akan meminta keterangan dari Andi Darussalam sebagai orang yang dianggap berkaitan dengan judi di sepak bola Indonesia.
Kami menjadwalkan untuk memanggil ADS (Andi Darussalam) di periode akan datang. Kami tidak ingin membiarkan keterangan BS mengambang. Karena, BS menyebut ADS di sebuah majalah. Jadi, kami perlu untuk mengklarifikasi, ungkap Ahmad Yulianto.
Untuk membuktikan keseriusan Komdis PSSI, dikatakannya lagi, Andi Darussalam akan dipanggil untuk ikut sidang Kamis (1/10).
Selain itu, ditambahkan Ahmad Yulianto, bahwa selanjutnya bakal memanggil anggota Komite Eksekutif (Exco), Roberto Rouw. Sebab sebelumnya, Roberto Rouw menjabat sebagai Ketua Komite Wasit.
Berstatus sebagai saksi, Roberto Rouw akan diminta keterangan seputar hukuman kepada Aris Munandar, inspektur wasit di Piala Kemerdekaan yang sebelumnya telah dihukum larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup karena menerima suap sebesar Rp50 juta saat putaran II Divisi I musim 2012/2013.
Kami tidak main-main, orang sebesar ADS akan kami panggil untuk mendalami keterangan BS. Kalau minta dijadwalkan ulang, akan dijadwalkan diberikan namun harus dengan alasan tepat dan logis, tutupnya.[initial]
(esa/dzi)
Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto, bahkan mengungkapkan akan meminta keterangan dari Andi Darussalam sebagai orang yang dianggap berkaitan dengan judi di sepak bola Indonesia.
Kami menjadwalkan untuk memanggil ADS (Andi Darussalam) di periode akan datang. Kami tidak ingin membiarkan keterangan BS mengambang. Karena, BS menyebut ADS di sebuah majalah. Jadi, kami perlu untuk mengklarifikasi, ungkap Ahmad Yulianto.
Untuk membuktikan keseriusan Komdis PSSI, dikatakannya lagi, Andi Darussalam akan dipanggil untuk ikut sidang Kamis (1/10).
Selain itu, ditambahkan Ahmad Yulianto, bahwa selanjutnya bakal memanggil anggota Komite Eksekutif (Exco), Roberto Rouw. Sebab sebelumnya, Roberto Rouw menjabat sebagai Ketua Komite Wasit.
Berstatus sebagai saksi, Roberto Rouw akan diminta keterangan seputar hukuman kepada Aris Munandar, inspektur wasit di Piala Kemerdekaan yang sebelumnya telah dihukum larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup karena menerima suap sebesar Rp50 juta saat putaran II Divisi I musim 2012/2013.
Kami tidak main-main, orang sebesar ADS akan kami panggil untuk mendalami keterangan BS. Kalau minta dijadwalkan ulang, akan dijadwalkan diberikan namun harus dengan alasan tepat dan logis, tutupnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Zinedine Zidane Sudah Teken Kontrak sebagai Pelatih Timnas Prancis
Piala Dunia 21 Juli 2026, 17:22
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Juventus Rilis Jersey Tandang 2026-2027, Warna Pink Ikonik Kembali
Liga Italia 21 Juli 2026, 16:48
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Juventus Minta Emiliano Martinez Paksa Pergi dari Aston Villa
Liga Italia 21 Juli 2026, 15:10
-
Gavi Tulis Pesan Emosional usai Antar Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:48
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Chelsea Tikung Rogers, Arsenal Kejar Pemain Timnas Spanyol Ini Lagi
Piala Dunia 21 Juli 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












