Dana Konsorsium Seret, Persema Terancam Bangkrut
Editor Bolanet | 23 Juli 2012 11:20
- Persema Malang yang diharapkan mampu tim mandiri yang dengan banyak sponsor, kini berada di ambang kebangkrutan dengan banyaknya tunggakan.
Sekretaris Persema Eka Ananta Sidharta mengakui, sampai musim kompetisi 2011-2012 berakhir, konsorsium masih punya tanggungan pada manajemen Persema sebesar Rp 3,6 miliar untuk gaji pemain, ofisial, pelatih maupun operasional tim.
Tanggungan yang cukup besar ini mengindikasikan jika konsorsium tidak mampu lagi mengelola Persema, bahkan beberapa klub lain di bawah naungan IPL. Kondisi ini bisa dikatakan klub-klub tersebut termasuk Persema sudah berada di ambang kebangkrutan, tegasnya.
Selama melakoni kompetisi IPL, Persema dan klub-klub lainnya diharapkan mampu menggaet sponsor untuk mendanai kompetisi, namun hingga kompetisi tahun kedua berakhir, klub-klub tersebut belum menunjukkan perkembangan bisa mencari sponsor, apalagi mandiri.
Sebenarnya konsorsium menarget setelah memasuki tahun kedua pengelolaan, klub-klub bisa menggaet sponsor, sehingga konsorsium tidak perlu lagi mendanai klub, karena klub sudah bisa mandiri, jelasnya.
Namun, jangankan mampu menggaet sponsor dan penonton yang memenuhi stadion dalam setiap laga, kompetisi IPL justru seperti dijauhi penonton, kecuali beberapa klub yang memiliki basis kuat dan suporter fanatik.
Pengelolaan Persema sendiri oleh konsorsium baru berakhir pada akhir 2014. Beberapa klub yang berada di bawah naungan konsorsium adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang, PSMS Medan, Persijap Jepara, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persija Jakarta IPL dan Persebaya Surabaya.
Sekretaris Persema Eka Ananta Sidharta mengakui, sampai musim kompetisi 2011-2012 berakhir, konsorsium masih punya tanggungan pada manajemen Persema sebesar Rp 3,6 miliar untuk gaji pemain, ofisial, pelatih maupun operasional tim.
Tanggungan yang cukup besar ini mengindikasikan jika konsorsium tidak mampu lagi mengelola Persema, bahkan beberapa klub lain di bawah naungan IPL. Kondisi ini bisa dikatakan klub-klub tersebut termasuk Persema sudah berada di ambang kebangkrutan, tegasnya.
Selama melakoni kompetisi IPL, Persema dan klub-klub lainnya diharapkan mampu menggaet sponsor untuk mendanai kompetisi, namun hingga kompetisi tahun kedua berakhir, klub-klub tersebut belum menunjukkan perkembangan bisa mencari sponsor, apalagi mandiri.
Sebenarnya konsorsium menarget setelah memasuki tahun kedua pengelolaan, klub-klub bisa menggaet sponsor, sehingga konsorsium tidak perlu lagi mendanai klub, karena klub sudah bisa mandiri, jelasnya.
Namun, jangankan mampu menggaet sponsor dan penonton yang memenuhi stadion dalam setiap laga, kompetisi IPL justru seperti dijauhi penonton, kecuali beberapa klub yang memiliki basis kuat dan suporter fanatik.
Pengelolaan Persema sendiri oleh konsorsium baru berakhir pada akhir 2014. Beberapa klub yang berada di bawah naungan konsorsium adalah Persibo Bojonegoro, Persema Malang, PSMS Medan, Persijap Jepara, PSM Makassar, Persiba Bantul, Persija Jakarta IPL dan Persebaya Surabaya.
(ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persema Tetap Persiapkan Diri Sebaik Mungkin
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 16:27
-
Status Keanggotaan Dipulihkan, Persema Bersyukur
Bola Indonesia 8 Januari 2017, 13:05
-
Persema Malang Harap Bisa Bermain di Naungan PSSI
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 23:18
-
Persema dan Persibo Lolos ke Divisi Utama?
Bola Indonesia 7 Januari 2017, 22:44
-
Persema Optimistis Dipulihkan di Kongres PSSI
Bola Indonesia 5 Januari 2017, 15:54
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














