Daniel Maldini dan Jalan Sunyi Sang Pewaris: Karier Berliku Serta Bayang-Bayang Legenda Paolo dan Cesare

Asad Arifin | 28 Januari 2026 19:54
Daniel Maldini dan Jalan Sunyi Sang Pewaris: Karier Berliku Serta Bayang-Bayang Legenda Paolo dan Cesare
Daniel Maldini bergabung dengan Lazio dari Atalanta dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari 2026 (c) Dok. Lazio/@OfficialSSLazio

Bola.net - Nama Maldini selalu identik dengan kejayaan AC Milan dan dominasi di sepak bola Italia. Namun, Daniel Maldini tumbuh dalam realitas yang berbeda, dengan ekspektasi besar yang tak pernah ringan untuk dipikul.

Pada Januari 2026, Daniel kembali menjalani fase penting dalam kariernya. Ia resmi bergabung dengan Lazio sebagai pemain pinjaman dari Atalanta hingga akhir musim 2025/2026, dalam upaya mencari menit bermain yang lebih stabil.

Advertisement

Kepindahan ini menegaskan bahwa karier Daniel jauh dari garis lurus. Ia sempat dibeli Atalanta dari Monza pada Januari 2025 dengan banderol €13 juta, tetapi perubahan pelatih membuat perannya kian terbatas.

Di tengah sorotan publik dan sejarah keluarga yang megah, Daniel Maldini kini berusaha menegaskan identitasnya sendiri. Bukan sebagai bayang-bayang Paolo atau Cesare, melainkan sebagai pemain yang berdiri di atas kemampuannya sendiri.

1 dari 3 halaman

Pindah Klub demi Menyelamatkan Momentum

Pindah Klub demi Menyelamatkan Momentum

Daniel Maldini bergabung dengan Lazio dari Atalanta dengan status pinjaman pada bursa transfer Januari 2026 (c) Dok. Lazio/@OfficialSSLazio

Daniel Maldini datang ke Lazio dengan status pinjaman yang dilaporkan bernilai €1 juta. Klub ibu kota juga menyertakan opsi pembelian senilai €14 juta di akhir musim, yang dapat berubah menjadi kewajiban jika syarat tertentu terpenuhi.

Langkah ini diambil setelah Daniel kesulitan mendapat menit bermain reguler di Atalanta. Pada paruh pertama musim 2025/2026, ia lebih sering masuk sebagai pemain pengganti dan hanya tampil di 20 menit akhir laga.

Situasi tersebut jelas tidak ideal bagi pemain berusia 24 tahun yang berada di fase krusial perkembangan karier. Lazio menawarkan ruang baru untuk berkompetisi dan kesempatan membangun kembali kepercayaan diri.

“Ini adalah langkah penting dalam karier saya. Saya belum menjalani masa terbaik akhir-akhir ini, tetapi ini adalah kesempatan untuk menunjukkan apa yang bisa saya lakukan," kata Maldini kepada Lazio Style Channel.

2 dari 3 halaman

Antara Bakat, Ekspektasi, dan Nama Besar Maldini

Secara kualitas, Daniel Maldini bukan pemain biasa. Ia sempat menjadi figur sentral di Monza dan telah mengoleksi enam caps bersama Timnas Italia, sebuah pencapaian yang tak bisa diabaikan.

Namun, perbandingan dengan Paolo dan Cesare Maldini nyaris tak terhindarkan. Paolo adalah ikon Milan dengan tujuh scudetto Serie A dan lima trofi Liga Champions, sementara Cesare mencatat lebih dari 300 penampilan dan mempersembahkan empat scudetto serta satu Liga Champions.

Daniel memilih jalur berbeda, baik dari posisi bermain maupun perjalanan karier. Ia bukan bek tangguh seperti ayah dan kakeknya, melainkan gelandang serang yang mengandalkan teknik, visi, dan kreativitas.

Meski sadar tak mudah menyamai warisan keluarga, Daniel tetap memegang prinsipnya sendiri.

"Saya bangga telah berhasil menempuh jalur karier saya sendiri, tetapi saya yakin belum menunjukkan semua kemampuan saya. Ini adalah waktu yang tepat untuk mengubahnya," tekad Daniel.

Sumber: Football Italia

LATEST UPDATE