Danurwindo Kritik Dipo Alam
Editor Bolanet | 12 Oktober 2012 22:45
- mengkritik penampilan Dipo Alam dalam seleksi tahap kedua Persebaya Surabaya. Dipo dinilai masih kaku untuk bermain sebagai seorang striker.
Penasehat seleksi Persebaya itu kembali datang ke Gelora 10 Nopember Surabaya untuk menyaksikan pemain-pemain calon Persebaya, Jumat (12/10). Dipo sebagai seorang pemain yang posisinya dicari Persebaya terus ia sorot.
Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas U-22 ini mengakui kalau fisik dan postur Dipo cukup mumpuni untuk menjadi seorang striker. Dipo Alam saya lihat dia pemain strong dengan postur yang ideal untuk seorang striker. Tapi skill dan tekniknya masih kurang fleksibel, terlihat kaku, kata Danurwindo usai seleksi tadi.
Selama dua hari bersama Persebaya, Dipo memang tampil kurang gereget. Tak hanya hari ini saja, pemain yang musim lalu bermain di Major League Soccer (MLS) ini tak sekalipun mencetak gol dalam beberapa kali game kemarin.
Danurwindo memahami kalau Dipo juga bisa bermain di segala posisi. Baik striker atau pun bek sekaligus. Tapi untuk menjadi seorang striker, Dipo tak boleh sering-sering kehilangan bola. Seorang striker harus banyak bergerak, punya naluri dan punya visi. Tapi dia tadi banyak kehilangan bola, tambahnya.
Ia pun berharap Dipo segera memperbaiki penampilannya selama tiga hari ke depan ini. Ini semua sebatas pesan atau kritikan yang membangun untuk dia. Bukan sebuah penilaian atau keputusan. Saya kan masih hari ini melihat dia. Semoga dia besok lebih baik, pungkasnya. (fjr/dzi)
Penasehat seleksi Persebaya itu kembali datang ke Gelora 10 Nopember Surabaya untuk menyaksikan pemain-pemain calon Persebaya, Jumat (12/10). Dipo sebagai seorang pemain yang posisinya dicari Persebaya terus ia sorot.
Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Teknik Timnas U-22 ini mengakui kalau fisik dan postur Dipo cukup mumpuni untuk menjadi seorang striker. Dipo Alam saya lihat dia pemain strong dengan postur yang ideal untuk seorang striker. Tapi skill dan tekniknya masih kurang fleksibel, terlihat kaku, kata Danurwindo usai seleksi tadi.
Selama dua hari bersama Persebaya, Dipo memang tampil kurang gereget. Tak hanya hari ini saja, pemain yang musim lalu bermain di Major League Soccer (MLS) ini tak sekalipun mencetak gol dalam beberapa kali game kemarin.
Danurwindo memahami kalau Dipo juga bisa bermain di segala posisi. Baik striker atau pun bek sekaligus. Tapi untuk menjadi seorang striker, Dipo tak boleh sering-sering kehilangan bola. Seorang striker harus banyak bergerak, punya naluri dan punya visi. Tapi dia tadi banyak kehilangan bola, tambahnya.
Ia pun berharap Dipo segera memperbaiki penampilannya selama tiga hari ke depan ini. Ini semua sebatas pesan atau kritikan yang membangun untuk dia. Bukan sebuah penilaian atau keputusan. Saya kan masih hari ini melihat dia. Semoga dia besok lebih baik, pungkasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Gelar Seleksi Timnas U-16
Tim Nasional 10 Oktober 2012, 20:05
-
Persebaya DU Bentuk Tim Tanpa Sistem Seleksi
Bola Indonesia 9 Oktober 2012, 22:49
-
Nasib Pemain Lama Gagal Seleksi Dipegang Konsorsium
Bola Indonesia 8 Oktober 2012, 22:00
-
Striker MLS Bakal Ikut Seleksi Persebaya
Bola Indonesia 6 Oktober 2012, 14:38
-
Dany Saputra Siap Timba Ilmu Dari Erol Iba
Bola Indonesia 3 Oktober 2012, 18:44
LATEST UPDATE
-
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Bola Indonesia 6 Juni 2026, 11:18
-
After Gym Makin Simpel! Banyak Cowok Beralih ke Produk 2in1 Hair & Body
Lain Lain 6 Juni 2026, 09:50
-
Rapor Pemain Timnas Indonesia vs Oman: Audero Jago, Romeny Sakti
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
-
FIFA Matchday: Indonesia Bantai Oman, Thailand Gagal Kalahkan Kuwait
Tim Nasional 6 Juni 2026, 07:47
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47









