Dejan Antonic: Pertarungan Belum Selesai
Editor Bolanet | 16 Mei 2012 23:15
- Arema Indonesia IPL menelan kekalahan 1-2 saat tandang ke markas PSM Makassar untuk leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Meski kalah, tim Singo Edan masih belum menyerah. Apalagi, leg kedua akan digelar di markas Arema, Malang, 30 Mei mendatang.
“Pertarungan belum selesai, masih ada leg kedua. Peluang kami masih terbuka lebar karena nanti akan digelar di Malang. Semoga kami bisa membalas kekalahan ini,” ujar pelatih Arema Indonesia IPL, Dejan Antonic.
“PSM dan Arema main bagus, meski tim tuan rumah memang tampil disiplin. Kami ke sini memang untuk cetak gol dan mengejar kemenangan. Hasil ini belum final,” katanya.
Mengenai protes tim tuan rumah pada gol Arema ditanggapi dingin oleh Dejan. Menurutnya, wasit sudah membuat keputusan yang tepat dengan mensahkan gol anak asuhnya.
Arema memperkecil ketertinggalan di menit ke-90 melalui sundulan Putut dari tendangan sudut. Pemain PSM protes karena saat itu, posisi Putut menempel ketat di depan kiper PSM, Deny Marsel, bahkan menghalanginya.
Hal ini yang diprotes punggawa PSM yang memicu keributan antar pemain dan official kedua tim di akhir pertandingan. Bahkan sempat terjadi kontak fisik.
“Menurut saya itu 100 persen gol, jadi tidak perlu diprotes. Kemarin (laga IPL), kemenangan kami juga dicuri karena keputusan wasit,” ujar mantan pelatih Timnas Hongkong ini. (nda/dzi)
“Pertarungan belum selesai, masih ada leg kedua. Peluang kami masih terbuka lebar karena nanti akan digelar di Malang. Semoga kami bisa membalas kekalahan ini,” ujar pelatih Arema Indonesia IPL, Dejan Antonic.
“PSM dan Arema main bagus, meski tim tuan rumah memang tampil disiplin. Kami ke sini memang untuk cetak gol dan mengejar kemenangan. Hasil ini belum final,” katanya.
Mengenai protes tim tuan rumah pada gol Arema ditanggapi dingin oleh Dejan. Menurutnya, wasit sudah membuat keputusan yang tepat dengan mensahkan gol anak asuhnya.
Arema memperkecil ketertinggalan di menit ke-90 melalui sundulan Putut dari tendangan sudut. Pemain PSM protes karena saat itu, posisi Putut menempel ketat di depan kiper PSM, Deny Marsel, bahkan menghalanginya.
Hal ini yang diprotes punggawa PSM yang memicu keributan antar pemain dan official kedua tim di akhir pertandingan. Bahkan sempat terjadi kontak fisik.
“Menurut saya itu 100 persen gol, jadi tidak perlu diprotes. Kemarin (laga IPL), kemenangan kami juga dicuri karena keputusan wasit,” ujar mantan pelatih Timnas Hongkong ini. (nda/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arema FC Harap Piala Indonesia Tetap Digelar Musim Ini
Bola Indonesia 30 Agustus 2022, 13:53
-
Masih Abu-abu, Nasib Piala Indonesia 2022 Diputuskan Pekan Depan
Bola Indonesia 18 Agustus 2022, 11:59
-
Soal Piala Indonesia 2022, PSSI Masih Tunggu Sponsor
Bola Indonesia 16 Agustus 2022, 14:24
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













