Dendi Santoso Membeber Alasan Bertahan di Arema FC
Ari Prayoga | 13 Januari 2019 23:10
Bola.net - - Dendi Santoso angkat bicara soal pilihannya untuk kembali memperkuat Arema FC pada musim 2019 ini. Pemain asli Malang ini menyebut ada sejumlah hal yang membuatnya bertahan di klub berlogo singa mengepal tersebut.
Sejauh ini, Dendi merupakan pemain Arema yang paling awet. Sejak melakoni debut profesional pada 2008 silam, pemain yang kini berusia 28 tahun tersebut belum sekali pun pindah ke klub lain.
Menurut Dendi, ada hal yang membuatnya betah untuk terus bertahan di Arema. Salah satunya, sambung pemain yang lekat dengan nomor punggung 41 tersebut, adalah suasana kekeluargaan yang sangat kental di Arema.
"Di sini, semua sudah seperti keluarga. Saya juga dekat dengan CEO dan manajemen Arema. Ini yang membuat saya betah," ucap Dendi.
"Selain itu, ada juga faktor suporter. Aremania, selain banyak, juga ramah dan selalu memberi dukungan," sambungnya.
Benarkah Dendi sempat digoda klub lain jelang musim ini? Apakah ia berniat bertahan di Arema sampai gantung sepatu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Tolak Godaan Demi Arema
Sebagai pemain papan atas, tentu Dendi diminati banyak klub. Hampir tiap awal musim, ia selalu dikabarkan tengah digoda sejumlah klub.
Pun demikian pada awal musim ini. Dikabarkan, tak kurang dari tiga klub menggoda pemilik distro District 41 ini untuk mendapat tanda tangannya di lembaran kontrak.
Namun, Dendi tak mau berkomentar banyak mengenai hal tersebut. Menurutnya, yang terpenting, ia sudah menandatangani kontrak untuk bertahan di Arema.
"Saya nggak tahu tentang klub-klub lain yang katanya meminati saya. Terpenting, saya sudah tanda tangan untuk bertahan di sini. Lainnya, saya no comment," ucapnya.
Belum Pikirkan Akhiri Karier di Arema
Lebih lanjut, kendati mengaku jatuh cinta dengan Arema, Dendi mengaku belum bisa memastikan bakal bertahan di klub tersebut sampai mengakhiri masanya sebagai pesepak bola. Menurutnya, ini tergantung takdir Tuhan.
"Saya tidak bisa memutuskan. Namun, jika tuhan berkehendak saya di sini, saya pasti di sini," kata Dendi.
"Apalagi, jika berada di sini, saya tidak perlu jauh-jauh mudik lagi," ia menandaskan.
Video Menarik
Berita video seorang bocah bernama Diego Aslan menarik perhatian saat Timnas Indonesia U-22 melakukan internal game. Anak berusia 8 tahun ini bisa juggling sampai ribuan kali.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
LATEST UPDATE
-
Jadi Legenda Hidupnya, Gimana Rasanya Mengalahkan AS Roma, De Rossi?
Liga Italia 9 Maret 2026, 11:09
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11



















