Deretan Duo Striker Ciamik Timnas Indonesia dalam Sejarah Piala AFF
Anindhya Danartikanya | 21 Oktober 2021 12:30
Bola.net - Tim nasional Indonesia diketahui belum pernah mengecap gelar juara Piala AFF, dan bahkan lekat dengan julukan juara tanpa mahkota karena lebih sering menjadi runner-up. Namun, turnamen sepak bola antarnegara Asia Tenggara ini kerap melahirkan duet maut di skuad Merah-Putih.
Saat ini, Timnas Indonesia punya sejumlah striker berkelas. Kushedya Heru Yudo di level senior masih memimpin para juniornya seperti Bagus Kahfi, Taufik Hidayat, atau talenta cerah macam Ronaldo Kwateh. Belum lagi sederet striker naturalisasi yang sebetulnya masih berkualitas, seperti Ezra Walian, Ilija Spasojevic, dan Stefano Lilipaly.
Akan tetapi, tampaknya belum ada lagi duet ciamik yang dimiliki Timnas Indonesia. Di Piala Tiger, yang kemudian bernama Piala AFF, hampir setiap edisinya, Timnas Indonesia memiliki penyerang tajam. Pembuktian tersebut dilakukan di lapangan dengan sumbangan begitu banyak gol.
Ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor teknis, seperti keputusan pelatih kepala dengan menggunakan striker tunggal atau malah tanpa penyerang murni alias memainkan pemain bertipe false 9. Nah, diharapkan, pada Piala AFF 2020 nanti, muncul lagi duet maut striker di lini depan Timnas Indonesia.
Mengingat banyak lahir kombinasi cemerlang dari edisi-edisi sebelumnya, kerinduan melihat dua penyerang saling menghujani gol ke gawang lawan pun makin besar. Siapa saja sih duet maut striker-striker Indonesia di Piala AFF? Berikut ulasannya seperti yang dilansir dari Bola.com.
Peri Sandria dan Kurniawan Dwi Yulianto
Duet Peri Sandria dan Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia terjadi di Piala Tiger 1996. Ketika itu, dua nama tersebut merupakan penyerang terbaik yang dimiliki Indonesia.
Peri Sandria yang berumur 26 tahun merupakan pemain tajam milik Bandung Raya. Adapun Kurniawan Dwi Yulianto ketika itu berusia 20 dan bermain untuk klub Swiss, FC Luzern.
Kehadiran keduanya membuat lini depan Timnas Indonesia mengerikan. Peri Sandira dan Kurniawan masing-masing mencetak empat gol dalam turnamen tersebut. Sayangnya Timnas Indonesia gagal menjadi juara karena tersingkir di semifinal.
Widodo Cahyono Putro dan Miro Baldo Bento
Dua tahun kemudian, ada duet yang berbeda di Timnas Indonesia. Ketika itu, Timnas Indonesia mengandalkan Widodo Cahyono Putro dan Miro Baldo Bento di lini depan.
Keduanya sukses membuat lini depan Timnas Indonesia tajam dengan jumlah sumbangan lima gol. Namun, lagi-lagi keberuntungan tidak berpihak buat Indonesia.
Timnas Indonesia tersingkir di semifinal. Namun, pada perebutan peringkat ketiga, Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 5-4.
Gendut Doni dan Kurniawan Dwi Yulianto
Pada Piala Tiger 2000 giliran Kurniawan Dwi Yulianto yang berduet dengan Gendut Doni. Kedua penyerang beringas itu berhasil tampil mengesankan sepanjang turnamen.
Keduanya sanggup mencetak delapan gol sepanjang turnamen. Rinciannya adalah Gendut Doni mencetak lima gol, sedangkan Kurniawan menyumbang tiga gol.
Akan tetapi, ketajaman keduanya tetap tak mampu memberikan gelar juara buat Timnas Indonesia. Pada laga final, Tim Merah Putih menyerah 1-4 dari Thailand.
Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif
Dua tahun berselang tepatnya di Piala Tiger 2002, lini depan Timnas Indonesia dihuni duet Bambang Pamungkas dan Zaenal Arif. Keduanya berhasil tampil mengesankan berkat gol-gol yang dicetak.
Bambang Pamungkas ketika itu mencetak delapan gol, sedangkan Zaenal Arif membukukan enam gol. Akan tetapi, Timnas Indonesia kembali gagal meraih gelar juara.
Pada laga final, Timnas Indonesia harus puas bermain imbang 2-2 melawan Thailand. Namun, keberuntungan Tim Garuda berhenti di babak adu penalti setelah menyerah 2-4 dari Tim Gajah Perang.
Ilham Jaya Kesuma dan Boaz Solossa
Piala Tiger 2004 giliran nama Ilham Jaya Kesuma dan Boaz Solossa yang tampil menggila. Keduanya sukses mengumpulkan 11 gol, Ilham dengan tujuh gol dan Boaz Solossa empat gol.
Piala Tiger ini bisa dibilang panggungnya pemain Indonesia. Selain dua nama tersebut, ada pula Kurniawan Dwi Yulianto yang tampil tajam dengan lima gol dan Elie Aiboy dengan empat gol.
Akan tetapi, Timnas Indonesia kembali gagal menjadi juara. Pada laga final, Tim Merah Putih menyerah 1-3 dan 1-2 dari Singapura, di mana laga final sudah menggunakan sistem dua leg.
Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim
Ada duet Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim di Piala AFF 2010. Ketika itu, keduanya mampu mencetak lima gol. Selain dua nama itu, ada pula nama Bambang Pamungkas yang mampu mencetak dua gol. Akan tetapi, para pemain tajam itu tak cukup mampu memberikan gelar juara.
Timnas Indonesia kalah di final dari Malaysia dengan agregat 2-4. Kekalahan ini terasa menyakitkan karena dalam laga leg kedua sebenarnya Timnas Indonesia menang 2-1. Namun, pada leg pertama lebih dulu menyerah 0-3 di kandang Malaysia.
Disadur dari: Bolacom (Zulfirdaus Harahap, Gregah Nurikhsani) | Dipublikasi: 21 Oktober 2021
Baca Juga:
- Inilah Daftar Juara Piala AFF: Indonesia 0, Malaysia 1
- Intip Rekam Jejak Timnas Indonesia di Piala AFF yuk, Jangan Terkejut ya...
- Piala AFF 2020: Indonesia Wajib Waspada, Inilah 5 Pemain Malaysia yang Bermain di Luar Negeri
- Ini Reaksi Park Hang-seo Usai Vietnam Bertemu Dengan Indonesia Lagi di Piala AFF 2020
- Muncul di Drawing Piala AFF, Ratu Tisha Bikin Pangling
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drawing Piala AFF 2026: Netizen Agak Kecewa Dengan Hasil Undian Timnas Indonesia
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:53
-
Format dan Jadwal Piala AFF 2026: Kapan Timnas Indonesia Bertanding?
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:24
-
Hasil Drawing Fase Grup Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bertemu Vietnam
Tim Nasional 15 Januari 2026, 17:11
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Jadwal Lengkap Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 20 Januari 2026, 08:45
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Emil Audero Cleansheet, Aksi Heroik Gagalkan Kemenangan Verona
Liga Italia 20 Januari 2026, 08:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










