Deretan Pelatih Persija Era Ferry Paulus: Siapa yang Paling Sukses?
Aga Deta | 1 Oktober 2019 10:44
Bola.net - Ferry Paulus sekarang ini menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Persija Jakarta. Ia sudah mengemban amanah tersebut selama dua periode, 2011-2015 serta 2015-2019.
Sejak terpilih pada 2011, Ferry pernah menetapkan sembilan pelatih untuk menangani Persija Jakarta. Satu di antaranya berbuah hasil ketika tim berjulukan Macan Kemayoran itu merengkuh trofi Liga 1 2018 di tangan peracik strategi asal Brasil, Stefano Cugurra Teco.
Pelatih pertama Persija Jakarta di era kepemimpinan Ferry adalah Iwan Setiawan yang membawa tim berjulukan Macan Kemayoran ini mengakhiri kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-12 di posisi kelima.
Iwan lalu mundur pada 2013 dan digantikan oleh Benny Dollo. Saat ditinggal Iwan, Macan Kemayoran tengah terseok-seok di papan bawah. Untungnya, Bendol, panggilan Benny, membawa angin segar untuk tim ibu kota.
Dari tim yang hampir terjerat degradasi, Bendol mengantar Persija Jakarta finis di peringkat ke-11 pada ISL 2013.
Masuk musim kedua, Bendol gagal membawa Persija Jakarta lolos ke babak delapan besar. Macan Kemayoran hanya menempati posisi kelima Wilayah Barat. Hanya empat tim dari Wilayah Barat dan Timur yang lolos ke babak delapan besar.
Ferry pun mengganti Bendol dengan Rahmad Darmawan untuk musim berikutnya. Namun, karier RD, karib Rahmad disapa, tidak berlangsung lama.
RD meninggalkan Persija Jakarta setelah kompetisi musim 2015 dihentikan setelah PSSI dibekukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) saat itu, Imam Nahrawi.
Untuk menggantikan RD, Ferry menunjuk Bambang Nurdiansyah atau Banur guna menukangi Persija Jakarta di sejumlah turnamen. Akan tetapi, masa kerja Banur hanya sebentar.
Hanya Teco yang Sukses
Saat mengarungi Indonesia Soccer Championship (ISC) A, Persija Jakarta dibesut oleh Paulo Camargo. Namun, karier Camargo hanya seumur jagung.
Sebelum putaran kedua berakhir, ia didepak dan Muhammad Zein Al Hadad didapuk sebagai penerusnya. Di akhir musim, Macan Kemayoran hanya menempati peringkat ke-14.
Kontrak Zein Al Hadad pun tidak diperpanjang. Ferry memutuskan untuk membawa pulang pelatih muda, namun sarat pengalaman, Stefano Cugurra Teco ke ibu kota. Hasilnya, tiga piala mampu diraihnya. Selain Liga 1 2018, Macan Kemayoran merebut Boost SportsFix Super Cup dan Piala Presiden 2018.
Kontrak Teco habis pada pengujung 2018 dan ia hijrah ke Bali United. Ferry yang masih menjabat sebagai petinggi Persija Jakarta, bersama Gede Widiade, mengangkat Ivan Kolev sebagai pengganti. Namun, Kolev mundur pada awal musim ini.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Wiwig Prayugi
Published: 1 Oktober 2019
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59












