Timnas Indonesia Punya Banyak Pilihan di Lini Depan saat Hadapi Oman dan Mozambik

Timnas Indonesia Punya Banyak Pilihan di Lini Depan saat Hadapi Oman dan Mozambik
Pemain Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bahrain. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Timnas Indonesia bersiap menjalani dua laga uji coba penting pada FIFA Matchday Juni 2026. Tim Garuda akan menjamu Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 5 Juni 2026.

Empat hari setelah pertandingan tersebut, Timnas Indonesia kembali tampil di stadion yang sama. Kali ini, Mozambik menjadi lawan yang akan menguji kekuatan skuad asuhan John Herdman.

Menariknya, Timnas Indonesia datang dengan banyak pilihan di sektor serang. Enam pemain depan dengan karakter berbeda dipanggil untuk memberikan variasi taktik dalam dua pertandingan itu.

Ole Romeny Bisa Jadi Penghubung Serangan

Ole Romeny Bisa Jadi Penghubung Serangan

Selebrasi pemain Ole Romeny bersama Ramadhan Sananta di laga Timnas Indonesia vs St Kitts Nevis. (c) Bola.net/M Iqbal Ichsan

John Herdman memiliki opsi menarik melalui peran Ole Romeny. Penyerang Oxford United itu tidak selalu dimainkan sebagai ujung tombak murni.

Pada FIFA Series Maret lalu, Romeny kerap turun lebih dalam untuk membantu proses pembangunan serangan. Kemampuan distribusi bolanya membuat aliran permainan Timnas Indonesia menjadi lebih hidup.

Peran tersebut sangat mungkin kembali diterapkan saat menghadapi Oman dan Mozambik. Kehadiran Romeny dapat membuka ruang bagi pemain lain untuk masuk ke area berbahaya lawan.

Selain produktif di depan gawang, Romeny juga memiliki mobilitas tinggi. Karakter itu memberi fleksibilitas bagi Timnas Indonesia dalam mengembangkan variasi serangan.

Ragnar dan Marselino Kembali Menambah Kekuatan

Ragnar dan Marselino Kembali Menambah Kekuatan

Aksi Ragnar Oratmangoen pada laga Timnas Indonesia lawan St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Kembalinya Ragnar Oratmangoen dan Marselino Ferdinan menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia. Kedua pemain itu sempat menjadi andalan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Setelah pulih dari cedera, keduanya terlihat berada dalam kondisi yang baik. Mereka berpeluang kembali menjadi bagian penting di lini depan Tim Garuda.

Marselino dan Ragnar juga bisa dimainkan secara bersamaan. Keduanya memiliki kemampuan bermain di sisi kanan maupun kiri sehingga memudahkan pergantian posisi saat pertandingan berlangsung.

Fleksibilitas tersebut memberi keuntungan bagi Timnas Indonesia. Pertahanan lawan akan lebih sulit membaca pola pergerakan yang dibangun dari kedua sisi lapangan.

Formasi Tiga Penyerang Jadi Opsi Menarik

Formasi Tiga Penyerang Jadi Opsi Menarik

Selebrasi gol Beckham Putra pada laga Timnas Indonesia lawan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (27/3) (c) Abdul Aziz

John Herdman berpeluang kembali mengandalkan formasi 3-4-3. Skema itu memungkinkan Timnas Indonesia memaksimalkan kualitas para pemain depan yang tersedia.

Ole Romeny dapat menjadi pilihan utama sebagai penyerang tengah. Posisi itu sesuai dengan kemampuannya dalam menghubungkan lini tengah dan lini serang.

Di sektor sayap kanan, Beckham Putra memiliki peluang besar tampil sejak menit awal. Gelandang serang Persib Bandung tersebut baru saja menikmati musim yang impresif bersama klubnya.

Sementara itu, sisi kiri bisa ditempati Marselino Ferdinan atau Saddil Ramdani. Namun, kondisi kebugaran Marselino tetap menjadi faktor penting sebelum keputusan akhir ditentukan.

Selain nama-nama tersebut, Ramadhan Sananta dan Mauro Zijlstra juga siap memberikan alternatif. Kedalaman skuad yang dimiliki Timnas Indonesia membuat persaingan di lini depan semakin menarik menjelang dua laga uji coba tersebut.

Disadur dari: Bola.com/Hery Kurniawan/Rizki Hidayat, 3 Juni 2026