Dewa United Jalani Partai Hidup-Mati Kontra Klub Filipina di AFC Challenge League, Jan Olde Riekerink Teringat Kekalahan Liverpool dari Galatasaray
Asad Arifin | 12 Maret 2026 06:33
Bola.net - Dewa United akan menjalani pertandingan penting pada leg kedua babak perempat final AFC Challenge League 2025/26. Banten Warriors itu dijadwalkan menghadapi Manila Digger di Indomilk Arena pada Kamis (12/3).
Partai ini menjadi kesempatan bagi Dewa United untuk membalas hasil pada pertemuan pertama. Pada leg awal yang digelar di Rizal Memorial Stadium, Banten Warriors harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan tersebut membuat langkah Dewa United tidak mudah. Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus membalikkan keadaan pada pertemuan kedua jika ingin melanjutkan perjalanan di kompetisi Asia tersebut.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink memastikan timnya sudah mempersiapkan diri menghadapi laga penting tersebut. Ia juga menyebut laga antara Galatasaray dan Liverpool di Liga Champions yang berlangsung sehari sebelumnya sebagai inspirasi.
"Jika kita melihat pertandingan tadi malam, Galatasaray vs Liverpool, Liverpool kalah 0-1 dari Galatasaray," ujar Riekerink kepada wartawan.
"Dan dia melihat komentar bahwa mereka akan menyelesaikannya di kandang. Jadi itulah sikap yang kami miliki. Dan kita tidak boleh lupa, sekarang kami bermain di kandang," katanya menambahkan.
Perbedaan Rumput Lapangan

Untuk melangkah ke semifinal AFC Challenge League 2025/26, Dewa United harus meraih kemenangan dengan selisih lebih dari dua gol. Target tersebut menjadi syarat agar Banten Warriors bisa menyingkirkan Manila Digger.
Riekerink menilai peluang untuk meraih hasil tersebut masih terbuka. Apalagi pertandingan kali ini berlangsung di kandang dengan kondisi lapangan yang berbeda dibanding leg pertama.
Ia juga menyinggung perbedaan lapangan yang digunakan pada pertandingan sebelumnya. Menurutnya, faktor tersebut menjadi salah satu hal yang diperhatikan tim dalam menatap laga kedua.
"Minggu lalu kita bermain di stadion mereka, stadion yang memakai lapangan artifisial. Jadi tujuan kami di pertandingan selanjutnya adalah untuk menang," tegas Riekerink.
Tanggung Jawab Nama Indonesia

Selain mengejar kemenangan, Riekerink mengingatkan pemainnya mengenai tanggung jawab yang dibawa. Ia menilai timnya tidak hanya bertanding untuk klub semata di kompetisi ini.
"Saya rasa dalam pertandingan ini kita harus menyadari bahwa kita mewakili Dewa United. Dan itu bisa menjadi jalan pintas untuk memenangkan trofi. Dan bagian kedua, tentu saja, adalah kita mewakili Indonesia," imbuh Riekerink.
Baca Ini Juga:
- 3 Kekalahan Beruntun, Kursi Marcos Santos di Arema FC Mulai Panas?
- Hasil PSIM vs Persijap: Drama 4 Gol, VAR, dan Lampu Padam
- Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
- Pesona Juan Villa: Playmaker Borneo FC yang Mengguncang BRI Super League dengan 9 Gol dan 6 Assist
- Jadwal Borneo FC vs Persib Live di Indosiar: Laga Tunda Pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Man United vs Brentford: Casemiro
Liga Inggris 28 April 2026, 04:17
-
Matheus Cunha Menghilang di Laga MU vs Brentford, Ini Penyebabnya
Liga Inggris 28 April 2026, 04:11
-
Prediksi Atletico Madrid vs Arsenal 30 April 2026
Liga Champions 28 April 2026, 01:00
-
Link Live Streaming Man united Brentford di Liga Inggris: Tayang di Vidio
Liga Inggris 27 April 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
















