
Bola.net - Timnas Ghana tengah bersiap menghadapi ujian pertama mereka di ajang bergengsi Piala Dunia 2026. Skuad berjuluk Black Stars tersebut dijadwalkan berduel melawan Panama dalam laga pembuka Grup L.
Pertandingan krusial ini akan berlangsung di Toronto Stadium, Toronto, Kanada, pada tanggal 18 Juni mendatang. Laga tersebut digelar pada hari yang sama dengan pertemuan sengit antara Inggris dan Kroasia di Texas, Amerika Serikat.
Kedua tim dipastikan akan bertarung habis-habisan demi memperebutkan tiket menuju Babak 32 Besar. Tahapan baru ini sengaja diciptakan menyusul keputusan perluasan peserta turnamen menjadi total 48 negara.
Sayangnya, persiapan Ghana menjelang pertandingan penting di wilayah Kanada ini harus sedikit terganggu. Salah satu pilar utama mereka yakni Thomas Partey dipastikan absen setelah tidak mendapatkan izin untuk melintasi perbatasan negara tuan rumah tersebut.
Pernyataan Resmi FIFA Terkait Status Partey

Absennya pemain kunci di lini tengah Ghana ini tentu menjadi kerugian besar bagi racikan strategi tim. Thomas Partey yang kini berseragam Villarreal secara mengejutkan gagal terbang menyusul rekan-rekannya ke Toronto.
Gelandang berusia 32 tahun tersebut sebenarnya sangat diharapkan bisa tampil sejak menit awal. Namun, rencana strategis itu harus hancur berantakan karena pihak berwenang memiliki keputusan lain terkait izin masuk sang pemain.
FIFA akhirnya angkat bicara merespons situasi pelik yang dialami mantan penggawa Arsenal itu. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut merilis keterangan resmi kepada awak media untuk menjelaskan status Partey.
Pernyataan ini menegaskan alasan mengapa gelandang tangguh itu tidak bisa mendampingi rekan senegaranya bertanding di lapangan. “FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa pemain Thomas Partey tidak dapat melakukan perjalanan dari markas tim Ghana di Boston, AS, ke Kanada untuk pertandingan pertama mereka melawan Panama pada hari Rabu, 17 Juni, karena permohonan visanya telah ditolak oleh pemerintah Kanada.”
"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk penentuan visa. Seperti halnya acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan diizinkan masuk ke negara tersebut.”
Skandal Hukum Berat di Balik Penolakan Visa

Hambatan imigrasi yang dialami Partey ini tidak lepas dari rentetan kasus hukum yang sedang membelitnya di Inggris. Eks gelandang Arsenal ini sebelumnya telah ditangkap dan didakwa secara resmi oleh pihak Kepolisian Metropolitan London.
Tuduhan yang dialamatkan kepadanya sangat serius dan mencakup beberapa insiden yang diduga terjadi antara tahun 2021 hingga 2022. Pada bulan Juli 2025 lalu, ia didakwa dengan lima tuduhan pemerkosaan serta satu tuduhan pelecehan seksual.
Masalah hukumnya semakin memburuk ketika dua tuduhan pemerkosaan tambahan kembali diajukan pada bulan Februari tahun ini. Sang pemain sendiri secara tegas membantah seluruh tuduhan tersebut di hadapan penegak hukum pada persidangan bulan April lalu.
Partey dijadwalkan akan menjalani proses peradilan lanjutan di Pengadilan Mahkota Southwark, London, pada akhir tahun nanti. Tuduhan terbaru ini muncul ke permukaan tidak lama setelah ia merampungkan kepindahan dari Arsenal menuju Villarreal dengan durasi kontrak dua tahun.
Klasemen Grup L Piala Dunia 2026
(FIFA/Fotmob)
Baca Juga:
- Opening Ceremony Piala Dunia 2026 Kanada: Ada Kejutan Dari Dalam Bola Raksasa, Ditutup Penampilan Michael Buble & Alanis Morissette
- Susunan Pemain Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Dua Rekan Setim Jay Idzes Jadi Starter
- Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
- Alphonso Davies Dipastikan Absen Saat Kanada Hadapi Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
- 4 Teka-Teki Jelang Brasil vs Maroko, Siapa Jadi Striker Pilihan Ancelotti?
- Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:32Sopan tapi Menohok, Cerita Prabowo Lobi Bos Inpex soal Blok Masela
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:30Prabowo di Hadapan Menteri: Tak Ada Masyarakat yang Bertahan Tanpa Makan
-
Liputan6 20 Juli 2026 19:11Prabowo Ingin Kartu Identitas Tunggal Segera Diterapkan
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:47Temuan Polisi di Balik Kematian Pengacara di Apartemen Jaksel
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:45Cerita Prabowo Panggil Purbaya dan Luhut Sebelum Bentuk BUMN Ekspor
-
Liputan6 20 Juli 2026 18:25Infografis 10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302234/original/004426800_1784537483-1000382589.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302187/original/020726000_1784536360-Screenshot_2026-07-20_at_15.30.41.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3544705/original/095321700_1629348830-ilustrasi-mayat_20170616_132436.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302418/original/055196400_1784546387-orang-kaya-673-373__1_.jpg)

