Di Media Italia, Dejan Antonic Bicara Sepakbola Indonesia dan Erick Thohir
Editor Bolanet | 6 November 2013 19:18
- Dejan Antonic dinilai oleh salah satu media Italia sebagai salah satu sosok penting di sepakbola Indonesia musim ini. Pelatih Pro Duta tersebut diminta La Bottega Del Calciofilo -salah satu majalah sepakbola Italia- untuk berbicara mengenai sepakbola dan kehidupan di Indonesia, termasuk tentang Erick Thohir, taipan Indonesia yang baru membeli Inter Milan.
Dalam edisi terbaru majalah tersebut, Dejan menyebut bahwa sepakbola Indonesia memiliki atmosfer yang sangat menarik. Stadion-stadion di Indonesia, menurut pelatih berdarah Serbia ini- selalu penuh tiap kali pertandingan digelar.
Hal inilah yang membuat sepakbola Indonesia berbeda dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN, tutur Dejan, kala diwawancarai Emanuele Giulanelli, dari La Bottega.
Saat ini, sepakbola Indonesia perlahan mulai berbenah. Namun, sejauh ini level Indonesia belum setara dengan Eropa. Tapi negeri ini berusaha keras agar bisa sejajar dengan Korea atau Jepang. Saya yakin bahwa negeri ini bakal berhasil meraih targetnya itu, sambung pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Namun demikian, ada satu hal yang jadi perhatian khusus dari Dejan. Mantan penggawa Timnas Yugoslavia di ajang Youth FIFA World Cup ini mengaku kualitas stadion di Indonesia masih banyak yang belum memenuhi standar.
Kita bisa katakan kualitasnya lumayan. Tapi, tetap tidak bisa dibandingkan dengan di Eropa. Ada memang beberapa stadion yang kondisinya istimewa, tapi lainnya tidak dalam kondisi bagus, ujar pria yang kini menetap di Hongkong tersebut.
Lebih lanjut, menanggapi pembelian Inter Milan oleh Erick Thohir, Dejan mengaku senang. Menurutnya, pembelian La Beneamata ini merupakan sesuatu yang sangat bagus bagi sepakbola Italia.
Dia adalah sosok hebat. Erick adalah orang yang berdisiplin dan profesional. Dia adalah pribadi yang baik, tandas Dejan dalam wawancara tersebut.
Sementara itu, meskipun ini bukan pertama kalinya muncul di media internasional -sebelumnya dia muncul sebagai cover story majalah Soccer Coaching International Magazine-, Dejan mengaku senang dengan kesempatan yang dia peroleh itu. Menurutnya, ini merupakan sebuah bukti bahwa sepakbola Indonesia mulai mendapat perhatian dari Eropa.
Saya rasa ini sebuah hal yang bagus bagi sepakbola Indonesia, tutur eks pelatih Arema Indonesia ini pada . (den/dzi)
Dalam edisi terbaru majalah tersebut, Dejan menyebut bahwa sepakbola Indonesia memiliki atmosfer yang sangat menarik. Stadion-stadion di Indonesia, menurut pelatih berdarah Serbia ini- selalu penuh tiap kali pertandingan digelar.
Hal inilah yang membuat sepakbola Indonesia berbeda dengan negara-negara lain di kawasan ASEAN, tutur Dejan, kala diwawancarai Emanuele Giulanelli, dari La Bottega.
Saat ini, sepakbola Indonesia perlahan mulai berbenah. Namun, sejauh ini level Indonesia belum setara dengan Eropa. Tapi negeri ini berusaha keras agar bisa sejajar dengan Korea atau Jepang. Saya yakin bahwa negeri ini bakal berhasil meraih targetnya itu, sambung pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Namun demikian, ada satu hal yang jadi perhatian khusus dari Dejan. Mantan penggawa Timnas Yugoslavia di ajang Youth FIFA World Cup ini mengaku kualitas stadion di Indonesia masih banyak yang belum memenuhi standar.
Kita bisa katakan kualitasnya lumayan. Tapi, tetap tidak bisa dibandingkan dengan di Eropa. Ada memang beberapa stadion yang kondisinya istimewa, tapi lainnya tidak dalam kondisi bagus, ujar pria yang kini menetap di Hongkong tersebut.
Lebih lanjut, menanggapi pembelian Inter Milan oleh Erick Thohir, Dejan mengaku senang. Menurutnya, pembelian La Beneamata ini merupakan sesuatu yang sangat bagus bagi sepakbola Italia.
Dia adalah sosok hebat. Erick adalah orang yang berdisiplin dan profesional. Dia adalah pribadi yang baik, tandas Dejan dalam wawancara tersebut.
Sementara itu, meskipun ini bukan pertama kalinya muncul di media internasional -sebelumnya dia muncul sebagai cover story majalah Soccer Coaching International Magazine-, Dejan mengaku senang dengan kesempatan yang dia peroleh itu. Menurutnya, ini merupakan sebuah bukti bahwa sepakbola Indonesia mulai mendapat perhatian dari Eropa.
Saya rasa ini sebuah hal yang bagus bagi sepakbola Indonesia, tutur eks pelatih Arema Indonesia ini pada . (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibuka oleh Legenda Brasil dan Arsenal, Trofi Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta
Piala Dunia 22 Januari 2026, 16:15
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20












