Dibungkam PSM Makassar, Marcos Reina Akui Persik Kediri Tampil Berantakan

Afdholud Dzikry | 24 April 2026 11:23
Dibungkam PSM Makassar, Marcos Reina Akui Persik Kediri Tampil Berantakan
Pertandingan PSM Makassar vs Persik Kediri di lanjutan BRI Super League, 23 April 2026. (c) dok.Ileague.id

Bola.net - Persik Kediri gagal merebut poin penting di kandang PSM Makassar. Tim tamu tumbang dengan skor 1-3 pada laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/26.

Pertandingan bergengsi ini berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare. Duel krusial tersebut digelar pada hari Kamis tanggal 23 April petang. Tuan rumah langsung mendominasi jalannya permainan semenjak peluit tanda babak pertama dibunyikan wasit.

Advertisement

Gawang skuad Macan Putih harus kebobolan tiga kali oleh barisan penyerang tim lawan. Gol penalti Yuran Fernandes pada menit ke-37 sukses membuka keunggulan bagi kubu Juku Eja.

Tuan rumah kemudian menambah pundi gol lewat aksi cemerlang Sheriddin Boboev dan Luca Cumic. Persik Kediri sempat membalas melalui eksekusi tendangan penalti dari Ernesto Gomez. Performa tim yang inkonsisten ini langsung dievaluasi oleh pelatih kepala seusai peluit panjang.

1 dari 2 halaman

Permainan Buruk di Babak Pertama

Marcos Reina sama sekali tidak bisa menutupi rasa kecewa terhadap penampilan anak asuhnya. Pelatih asal Spanyol itu menyoroti buruknya koordinasi pemain sejak awal mula laga.

Pasukan Macan Putih terlihat sangat kewalahan menahan gempuran intens dari tim tuan rumah. Mereka kesulitan meredam agresivitas lawan sepanjang jalannya paruh pertama pertandingan. Kondisi penuh tekanan ini membuat aliran bola menuju lini serang menjadi amat terhambat.

"Kami tak tampil bagus di babak pertama. Kami sulit mengembangkan permainan. Sehingga kami juga tak membuat peluang mencetak gol," kata Marcos Reina.

Permainan yang kurang solid ini memaksa tim tamu harus tertinggal lebih dahulu. Jajaran pelatih langsung berupaya mencari jalan keluar terbaik ketika jeda waktu turun minum tiba.

2 dari 2 halaman

Perubahan Taktik di Paruh Kedua

Pelatih berusia 41 tahun itu memutuskan untuk langsung mengubah taktik permainan timnya. Skema pergerakan penggawa Macan Putih perlahan berubah menjadi jauh lebih rapi dan terstruktur.

Tim tamu sukses mencetak sebuah gol balasan menjelang berakhirnya waktu normal pertandingan. Namun kelengahan fokus di lini belakang kembali harus dibayar dengan sangat mahal. Tuan rumah berhasil mengunci kemenangan berkat skema serangan balik cepat yang mematikan.

"Kami kemasukan dua gol dan mampu mencetak satu juga. Saya apresiasi semangat pemain. Sebenarnya kami punya peluang membuat pertandingan seri, tapi PSM Makassar bermain efektif dengan memanfaatkan serangan balik untuk membuat gol ketiga," ujar Marcos Reina.

"Kami harus terima hasil ini dengan hati lapang, meski tak sesuai harapan. Kami sepakat harus berusaha lebih baik lagi di pertandingan berikutnya. Kami yakin bisa mendapatkan hasil lebih bagus dari hari ini," tuturnya.

LATEST UPDATE