Diimbangi Persipura, Ini Alasan Rahmad Darmawan
Editor Bolanet | 26 Mei 2014 18:18
- Manager-coach Persebaya Surabaya, Rahmad Darmawan menyebut pasukannya bermain hati-hati saat ditahan imbang Persipura Jayapura dengan skor 1-1, Senin (26/5) sore. Menurut Rahmad, banyak pemainnya dalam kondisi kurang fit.
Rahman menyoroti pasukannya yang cenderung bermain bertahan, khususnya pada awal babak pertama. Secara umum anak-anak bermain sedikit hati-hati. Saya tahu memang itu kondisi kami dan mengharuskan kami bermain seperti itu, ujar Rahmad.
Kita seharusnya tidak terlalu dalam. Sehingga hal itu membuat Persipura bisa memainkan possession terlalu jauh. Meski begitu kami syukuri hasil satu poin di pertandingan hari ini. Walaupun itu kerugian untuk kami karena kami bermain di kandang, imbuh Rahmad.
Pada pertandingan ini, Rahmad juga memaksa Manahati Lestusen untuk turun. Padahal sebelumnya, Lestusen mengalami masalah dengan engkelnya. Saya konsultasi ke dokter, katanya kondisi Lestusen sudah 85 persen. Saya butuh tenaga di tengah untuk mengeleminir serangan Persipura dari tengah. Apalagi Lestusen selalu menempatkan tiga gelandang di tengah, tutupnya.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/5) sore ini, gol untuk Persipura lahir pada menit ke-27 lewat sang kapten Boaz Solossa. Sedangkan gol balasan Persebaya hadir di menit ke-30 melalui eksekusi penalti Pacho Kenmogne. (faw/dzi)
Rahman menyoroti pasukannya yang cenderung bermain bertahan, khususnya pada awal babak pertama. Secara umum anak-anak bermain sedikit hati-hati. Saya tahu memang itu kondisi kami dan mengharuskan kami bermain seperti itu, ujar Rahmad.
Kita seharusnya tidak terlalu dalam. Sehingga hal itu membuat Persipura bisa memainkan possession terlalu jauh. Meski begitu kami syukuri hasil satu poin di pertandingan hari ini. Walaupun itu kerugian untuk kami karena kami bermain di kandang, imbuh Rahmad.
Pada pertandingan ini, Rahmad juga memaksa Manahati Lestusen untuk turun. Padahal sebelumnya, Lestusen mengalami masalah dengan engkelnya. Saya konsultasi ke dokter, katanya kondisi Lestusen sudah 85 persen. Saya butuh tenaga di tengah untuk mengeleminir serangan Persipura dari tengah. Apalagi Lestusen selalu menempatkan tiga gelandang di tengah, tutupnya.
Pada pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (26/5) sore ini, gol untuk Persipura lahir pada menit ke-27 lewat sang kapten Boaz Solossa. Sedangkan gol balasan Persebaya hadir di menit ke-30 melalui eksekusi penalti Pacho Kenmogne. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persik 23 Mei 2026
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 17:27
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















