Ditekuk Persebaya Suarabaya, Persela Lamongan Akui Lemah di Belakang
Gia Yuda Pradana | 2 Juli 2019 10:10
Bola.net - Persela Lamongan dipaksa bertekuk lutut 2-3 saat melawan tuan rumah Persebaya Surabaya pada pekan ke-6 Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar, Senin (01/7). Lemahnya barisan belakang diakui kubu Persela sebagai salah satu penyebab kekalahan mereka.
Laskar Joko Tingkir sempat unggul lewat gol cepat pada menit ke-3, tapi bisa dibalas oleh Oktafianus Fernando pada menit ke-17. Pada menit ke-55, Alex Do Santos Goncalves mencetak gol ke gawang Persebaya dan merayakannya di hadapan para suporter Persela. Sayang, gol Alex menjadi yang terakhir buat Persela. Persebaya kemudian memenangkan pertandingan berkat gol Irfan Jaya (61') dan Amido Balde (66').
Dengan hasil ini, berarti Persela belum pernah menang dan sudah menelan empat kekalahan dalam enam pertandingan yang telah mereka mainkan (M0 S2 K4) di kompetisi Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar. Persela pun saat ini terdampar di posisi terbawah dengan poin dua.
"Pertandingan sangat bagus karena kedua tim saling menyerang. Persela bermain bagus, begitu pula Persebaya. Kami kurang beruntung saja," kata caretaker Persela, Ragil Sudirman.
Menurutnya, kekalahan kali ini masih menunjukkan pertahanan Persela bermasalah. Betapa tidak, tiga dari enam pertandingan yang mereka jalani, mereka unggul lebih dulu, tapi akhirnya selalu berakhir dengan kekalahan.
"Kami sebenarnya bermain bagus selama enam pertandingan. Kami sering membuat gol lebih dulu, tapi pada akhirnya kami kalah. Ini menjadi evaluasi untuk Persela. Mudah-mudahan ada pelatih yang datang, supaya kelemahan-kelemahan ini bisa diperbaiki," harapnya.
Scroll terus ke bawah.
Mencadangkan 2 Pemain Asing
Terkait keputusannya mencadangkan dua pemain asingnya, Mawouna Kodjo Amevor dan Rafael Gomes de Oliveira, Ragil menyebut itu bagian dari taktik. Selain itu, ada alasan lain yang membuatnya tidak memainkannya dari awal pertandingan.
"Kami cadangkan mereka bukan karena kami tidak percaya, akan tetapi ini adalah bagian dari strategi dan rotasi. Sebab dalam beberapa sebelumnya pertandingan mereka merasa lelah," ungkapnya.
Terkait gawang Persela yang kebobolan tiga gol di laga ini, Ragil menyebut duet Arif Satria dan M Zaenuri sudah cukup bagus. Namun masih ada kelemahan yang perlu diperbaiki.
Ragil menilai, lemahnya kinerja pemain lain dalam menutup ruang dan menjaga pemain lawan yang membuat timnya sulit menghindari ancaman tim lawan.
"Kami akan memperbaiki kekurangan ini sebelum pertandingan selanjutnya," tegas Ragil.
Sumber: Bola.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
BRI Super League: Persita Tangerang yang Rendah Hati, tapi Ambisius
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 19:18
-
BRI Super League: Dilepas Arema FC, Yann Motta Percaya Rencana Tuhan
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:59
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











