Djohar Arifin Harap Sepakbola Indonesia Kembali Normal
Editor Bolanet | 23 Juni 2015 16:27
- Djohar Arifin membawa satu harapan kala menghadiri undangan Menteri Pemuda dan Olahraga membahas masa depan perbaikan sepakbola Indonesia. Menurut Ketua Umum PSSI terakhir, sebelum 'dibekukan' pemerintah ini, ia ingin sepakbola Indonesia normal kembali.
Bagi kami adalah bagaimana sepakbola Indonesia normal kembali. Pemain dan klub menderita. Kita tak boleh lagi bersitegang, ujar Djohar.
Bagaimana ribuan orang yang hidup dari sepakbola bisa terbela, bisa normal kembali, sambungnya.
Selasa (23/6) ini, Menpora dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pihak PSSI membahas masa depan perbaikan sepakbola Indonesia. Meski secara de facto masa jabatannya telah usai, Djohar sendiri diundang karena ialah Ketua Umum PSSI terakhir sebelum tidak diakuinya kegiatan organisasi tersebut -termasuk KLB Surabaya- oleh pemerintah.
Menurut Djohar, dalam kondisi saat ini, ada ribuan orang -terutama yang menggantungkan hidupnya di sepakbola- menderita. Apalagi, saat ini dekat dengan Lebaran, di mana kebutuhan meningkat.
Ini harus kita pikirkan. Saya diundang, saya hadir. Tujuannya menyelamatkan ribuan orang ini, tandasnya. (den/gia)
Bagi kami adalah bagaimana sepakbola Indonesia normal kembali. Pemain dan klub menderita. Kita tak boleh lagi bersitegang, ujar Djohar.
Bagaimana ribuan orang yang hidup dari sepakbola bisa terbela, bisa normal kembali, sambungnya.
Selasa (23/6) ini, Menpora dijadwalkan melakukan pertemuan dengan pihak PSSI membahas masa depan perbaikan sepakbola Indonesia. Meski secara de facto masa jabatannya telah usai, Djohar sendiri diundang karena ialah Ketua Umum PSSI terakhir sebelum tidak diakuinya kegiatan organisasi tersebut -termasuk KLB Surabaya- oleh pemerintah.
Menurut Djohar, dalam kondisi saat ini, ada ribuan orang -terutama yang menggantungkan hidupnya di sepakbola- menderita. Apalagi, saat ini dekat dengan Lebaran, di mana kebutuhan meningkat.
Ini harus kita pikirkan. Saya diundang, saya hadir. Tujuannya menyelamatkan ribuan orang ini, tandasnya. (den/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18












