Djohar: Permintaan KLB Tak Perlu Digubris
Editor Bolanet | 22 Desember 2011 21:00
- Meski tuntutan agar PSSI menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) kian kerap disuarakan, PSSI tidak menggubris. Hal ini, menurut Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin, disebabkan karena tuntutan KLB ini tidak dilakukan oleh pihak yang semestinya.
Menurut Djohar, seperti dilansir situs resmi PSSI, pihaknya sama sekali tidak pernah melanggar Statuta PSSI, seperti yang kerap ditudingkan kelompok yang menuntut KLB. Selain itu, dia juga meragukan keabsahan Kongres Bali yang juga kerap dijadikan dasar bagi kelompok yang menuntut nya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Kami tidak pernah melanggar satu pun pasal dari Statuta PSSI apalagi FIFA. Kami pun tidak melanggar Kongres Bali. yang keabsahannya diragukan, sehingga permintaan untuk KLB tidak perlu ditanggapi, tegas Djohar.
Sementara itu, pernyataan senada juga dilontarkan Sihar Sitorus. Menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini, apabila jadi dilakukan, KLB hanya akan membuang-buang energi saja. Terlebih lagi, menurutnya, hal ini pasti akan melibatkan banyak pihak yang berkepentingan.
KLB terlalu mengeluarkan energi berlebihan. Kita kan bicara lingkaran yang ada di PSSI. Dan nantinya yang ada justru KLB-KLB selanjutnya secara terus menerus. Dalam setahun ini saja PSSI sudah menggelar berapa kali kongres? Jadi saya rasa percuma, ujar Sihar.
Lebih lanjut, Sihar juga mengatakan bahwa tuntutan KLB yang kerap disuarakan saat ini sama sekali tidak beralasan. Pasalnya, saat ini pengurus PSSI baru mulai bekerja sekitar lima bulan untuk menjalankan program kerja, setelah KLB yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Juli 2011 lalu.
Hasil kerja PSSI saat ini tentu belum banyak terlihat. Baru mau melakukan ini, melakukan itu, sudah tidak dipercaya. Jangan disamakan dengan pengurus sebelumnya yang sudah menjalankan programnya selama dua periode. Ukurannya dari mana kalau PSSI saat ini gagal atau tidak ada kemajuan? cetusnya. (den/end)
Menurut Djohar, seperti dilansir situs resmi PSSI, pihaknya sama sekali tidak pernah melanggar Statuta PSSI, seperti yang kerap ditudingkan kelompok yang menuntut KLB. Selain itu, dia juga meragukan keabsahan Kongres Bali yang juga kerap dijadikan dasar bagi kelompok yang menuntut nya mundur dari jabatan Ketua Umum PSSI periode 2011-2015.
Kami tidak pernah melanggar satu pun pasal dari Statuta PSSI apalagi FIFA. Kami pun tidak melanggar Kongres Bali. yang keabsahannya diragukan, sehingga permintaan untuk KLB tidak perlu ditanggapi, tegas Djohar.
Sementara itu, pernyataan senada juga dilontarkan Sihar Sitorus. Menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini, apabila jadi dilakukan, KLB hanya akan membuang-buang energi saja. Terlebih lagi, menurutnya, hal ini pasti akan melibatkan banyak pihak yang berkepentingan.
KLB terlalu mengeluarkan energi berlebihan. Kita kan bicara lingkaran yang ada di PSSI. Dan nantinya yang ada justru KLB-KLB selanjutnya secara terus menerus. Dalam setahun ini saja PSSI sudah menggelar berapa kali kongres? Jadi saya rasa percuma, ujar Sihar.
Lebih lanjut, Sihar juga mengatakan bahwa tuntutan KLB yang kerap disuarakan saat ini sama sekali tidak beralasan. Pasalnya, saat ini pengurus PSSI baru mulai bekerja sekitar lima bulan untuk menjalankan program kerja, setelah KLB yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, Juli 2011 lalu.
Hasil kerja PSSI saat ini tentu belum banyak terlihat. Baru mau melakukan ini, melakukan itu, sudah tidak dipercaya. Jangan disamakan dengan pengurus sebelumnya yang sudah menjalankan programnya selama dua periode. Ukurannya dari mana kalau PSSI saat ini gagal atau tidak ada kemajuan? cetusnya. (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
