Djohar: PSSI Sangat Transparan Sesuai Statuta
Editor Bolanet | 2 Januari 2015 21:47
- Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin, mengatakan jika peran Tim Sembilan yang dibentuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sangat tidak diperlukan.
Selain itu, Djohar menilai jika dibentuknya Tim Sembilan merupakan kepentingan dari beberapa orang. Apalagi selama ini, ditegaskan Djohar, PSSI sangat transparan sesuai Statuta.
Kita ada internal dan eksternal audit, dan ada arbitrase yang dipilih anggota, dan laporan keuangan terbuka ke anggota. Sangat transparan, dan itu uang yang dicari seluruh pengurus PSSI, kerja keras kita, tidak ada uang negara, tuturnya.
Sebelumnya, pembentukan Tim Sembilan disampaikan langsung Menterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Imam Nahrawi, di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (02/1).
Untuk dua bulan bekerja, Tim Sembilan menyerap anggaran Kemenpora sebesar Rp2 miliar. Tokoh-tokoh yang menghuni Tim Sembilan adalah Imam B Prasojo (Sosiolog Universitas Indonesia), Budiarto Sambasi (wartawan Kompas), Ricky Yacobi (mantan pemain Timnas),
Selain itu, Djohar menilai jika dibentuknya Tim Sembilan merupakan kepentingan dari beberapa orang. Apalagi selama ini, ditegaskan Djohar, PSSI sangat transparan sesuai Statuta.
Kita ada internal dan eksternal audit, dan ada arbitrase yang dipilih anggota, dan laporan keuangan terbuka ke anggota. Sangat transparan, dan itu uang yang dicari seluruh pengurus PSSI, kerja keras kita, tidak ada uang negara, tuturnya.
Sebelumnya, pembentukan Tim Sembilan disampaikan langsung Menterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Imam Nahrawi, di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (02/1).
Untuk dua bulan bekerja, Tim Sembilan menyerap anggaran Kemenpora sebesar Rp2 miliar. Tokoh-tokoh yang menghuni Tim Sembilan adalah Imam B Prasojo (Sosiolog Universitas Indonesia), Budiarto Sambasi (wartawan Kompas), Ricky Yacobi (mantan pemain Timnas),
Gatot S Dewa Broto (juru bicara sekaligus Deputi keharmonisan Kemenpora), Nur Hassan (akademisi), Joko Susillo (mantan Dubes RI untuk Swiss), Yunus Husain (mantan Ketua PPATK), Eko Ciptadi (mantan Deputi Bidang Pencegahan KPK) dan Oegroseno (Mantan Wakil Kapolri). (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51










