"Djohar Telah Kecewakan 18 Caretaker Pengprov PSSI"
Editor Bolanet | 18 Maret 2013 19:30
- Dimulai dengan perasaan kasih sayang, dan kini diakhiri benci. Kondisi tersebut, yang kini melukiskan secara tepat hati dari 18 caretaker Pengurus Provinsi (Pengprov) PSSI terhadap Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin.
Salah satu perwakilan caretaker Pengprov, Novel Bakrie, menyampaikan keluhannya. Mewakili perasaan rekan-rekannya, Novel menyampaikan jika sikap Djohar sudah berubah menjadi 180 derajat sejak H-3 pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3).
Semula, saya sangat sungkan dengan beliau yang kerap menunjukkan sikap rajin sholat, intelektual, arif dan santun. Hal tersebut kini sudah tidak tampak lagi, terang Noval, selaku CEO PSIS Semarang.
Dikatakannya lagi, ada beberapa alasan yang membuat Djohar tidak mengakui anak-anaknya meski sudah membubuhkan tanda tangan pembentukan 18 Pengprov. Yakni, dugaan penerimaan gratifikasi, fasilitas mewah dan sejumlah uang tunai. Selain itu, Djohar disebut-sebut mendapatkan tekanan yang tidak hanya dari musuh reformasi lama, tetapi dari penguasa.
Dalam sebuah kesempatan di Bandara Polonia, Medan, Djohar pernah mengaku mendapatkan ancaman penembakan. Dalam kesempatan tersebut, Djohar mengaku bersalah terhadap anak-anaknya (18 caretaker Pengprov) hingga mengucurkan air mata, imbuh Novel.
Meski begitu, kami tidak surut. Kami justru berjanji akan menegakkan sepakbola dan mereformasinya, tuntasnya.
Sementara itu, Hasan asal Pengprov Kalimantan Timur, Japri Timbo dari Pengprov Sulawesi Selatan dan Andi Darwis dari Pengprov Jabar, mengungkapkan akan menempuh jalur hukum untuk melawan tindakan semena-mena yang dilakukan Djohar.
Cara yang pertama, yakni dengan melaporkan Djohar ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS). Langkah tersebut ditempuh, karena mereka Pengprov yang sah dan memiliki SK pengangkatan caretaker.
Djohar tidak konsisten dengan keputusannya. Karena itu, kami akan melaporkan semua perbuatannya. Ini sudah menjadi kesepakatan 18 voters dan bahan-bahan laporannya terus dikumpulkan. Dia telah mendzolimi kami. Dia yang tanda tangan, tapi dia yang mengingkari, tutup Japri Timbo. (esa/dzi)
Salah satu perwakilan caretaker Pengprov, Novel Bakrie, menyampaikan keluhannya. Mewakili perasaan rekan-rekannya, Novel menyampaikan jika sikap Djohar sudah berubah menjadi 180 derajat sejak H-3 pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3).
Semula, saya sangat sungkan dengan beliau yang kerap menunjukkan sikap rajin sholat, intelektual, arif dan santun. Hal tersebut kini sudah tidak tampak lagi, terang Noval, selaku CEO PSIS Semarang.
Dikatakannya lagi, ada beberapa alasan yang membuat Djohar tidak mengakui anak-anaknya meski sudah membubuhkan tanda tangan pembentukan 18 Pengprov. Yakni, dugaan penerimaan gratifikasi, fasilitas mewah dan sejumlah uang tunai. Selain itu, Djohar disebut-sebut mendapatkan tekanan yang tidak hanya dari musuh reformasi lama, tetapi dari penguasa.
Dalam sebuah kesempatan di Bandara Polonia, Medan, Djohar pernah mengaku mendapatkan ancaman penembakan. Dalam kesempatan tersebut, Djohar mengaku bersalah terhadap anak-anaknya (18 caretaker Pengprov) hingga mengucurkan air mata, imbuh Novel.
Meski begitu, kami tidak surut. Kami justru berjanji akan menegakkan sepakbola dan mereformasinya, tuntasnya.
Sementara itu, Hasan asal Pengprov Kalimantan Timur, Japri Timbo dari Pengprov Sulawesi Selatan dan Andi Darwis dari Pengprov Jabar, mengungkapkan akan menempuh jalur hukum untuk melawan tindakan semena-mena yang dilakukan Djohar.
Cara yang pertama, yakni dengan melaporkan Djohar ke Pengadilan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS). Langkah tersebut ditempuh, karena mereka Pengprov yang sah dan memiliki SK pengangkatan caretaker.
Djohar tidak konsisten dengan keputusannya. Karena itu, kami akan melaporkan semua perbuatannya. Ini sudah menjadi kesepakatan 18 voters dan bahan-bahan laporannya terus dikumpulkan. Dia telah mendzolimi kami. Dia yang tanda tangan, tapi dia yang mengingkari, tutup Japri Timbo. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal jadi Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mattalitti Legawa
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:59 -
Kalahkan Ratu Tisha, Menpora dan Yunus Nusi Terpilih Sebagai Wakil Ketua Umum PSSI
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:33
-
Berapa sih Gaji Ketua Umum PSSI?
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 14:02
-
Menang Mutlak di KLB, Erick Thohir Ucapkan Terima Kasih ke Voters
Bola Indonesia 16 Februari 2023, 13:44
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




