Djohar Terancam Sanksi Disiplin dan Etik
Editor Bolanet | 14 Februari 2013 16:34
- Pembentukan Badan Tim Nasional (BTN) yang mendapatkan restu dari Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Djohar Arifin Husin, berbuntut panjang.
Bukan hanya karena BTN tidak disetujui Komite Eksekutif (Exco) PSSI, melainkan Djohar dinilai tidak mengikuti aturan organisasi. Secara sepihak, Djohar terang benderang mengiyakan berdirinya badan yang di klaim otonom dalam mengurusi timnas tersebut.
Padahal, semua urusan Timnas sebenarnya sudah diatur dan dikelola Komite Adhoc yang dipimpin Sihar Sitorus. Di Komite yang sudah berjalan sejak Desember tersebut, melibatkan Penanggungjawab, Bernhard Limbong dan Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy.
Kemudian, terkait kelengkapan administrasi pemanggilan pemain, wajib ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz.(esa)
Djohar Arifin terancam sanksi disiplin dan etik. Namun, harus dikaji ulang sebab memerlukan pendalaman dalam meninjau persoalan. Selain itu, ada prosedur-prosedurnya. Sehingga, tidak langsung bisa begitu saja diberikan sanksi, terang Sihar yang juga anggota Exco PSSI.
Namun yang pasti, Djohar memang bisa saja di sidang menggunakan etik dan disiplin akibat melanggar etika dalam mengambil keputusan organisasi. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, pungkasnya. (esa/mac)
Bukan hanya karena BTN tidak disetujui Komite Eksekutif (Exco) PSSI, melainkan Djohar dinilai tidak mengikuti aturan organisasi. Secara sepihak, Djohar terang benderang mengiyakan berdirinya badan yang di klaim otonom dalam mengurusi timnas tersebut.
Padahal, semua urusan Timnas sebenarnya sudah diatur dan dikelola Komite Adhoc yang dipimpin Sihar Sitorus. Di Komite yang sudah berjalan sejak Desember tersebut, melibatkan Penanggungjawab, Bernhard Limbong dan Koordinator Timnas Indonesia, Bob Hippy.
Kemudian, terkait kelengkapan administrasi pemanggilan pemain, wajib ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz.(esa)
Djohar Arifin terancam sanksi disiplin dan etik. Namun, harus dikaji ulang sebab memerlukan pendalaman dalam meninjau persoalan. Selain itu, ada prosedur-prosedurnya. Sehingga, tidak langsung bisa begitu saja diberikan sanksi, terang Sihar yang juga anggota Exco PSSI.
Namun yang pasti, Djohar memang bisa saja di sidang menggunakan etik dan disiplin akibat melanggar etika dalam mengambil keputusan organisasi. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya, pungkasnya. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Portugal vs Kroasia: Cristiano Ronaldo
Piala Dunia 3 Juli 2026, 08:24
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair, 3 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 08:00
-
Tempat Menonton Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026, 3 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 05:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia, 3 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 04:46
-
Man of the Match Spanyol vs Austria: Lamine Yamal
Piala Dunia 3 Juli 2026, 04:15
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41














