Doakan Ricko Andrean, Arema FC Gelar Ritual Mengheningkan Cipta
Dimas Ardi Prasetya | 30 Juli 2017 19:42
Bola.net - - Arema FC tak mau ketinggalan dalam menunjukkan rasa prihatin mereka terhadap wafatnya Ricko Andrean, salah seorang bobotoh yang menjadi korban insiden kekerasan antar suporter. Mereka menggelar ritual mengheningkan cipta sebelum pertandingan kontra Borneo FC.
Ritual ini digelar sebelum kick-off pertandingan yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu malam. Selama semenit, seluruh suporter yang hadir di stadion berdiri dan mengheningkan cipta.
Ini sebagai bentuk respek terhadap korban insiden kekerasan antar suporter, ujar Media Officer Arema FC, .
Kami mengajak semua yang ada di stadion untuk bersama-sama mendoakan almarhum Ricko Andrean, sambungnya.
Selain mendoakan Ricko, Sudarmaji juga menyebut doa bersama ini juga dilakukan agar kekerasan antar suporter dan juga kekerasan di sepakbola Indonesia bisa segera hilang. Ia berharap, Ricko merupakan korban terakhir yang jatuh akibat kekerasan di sepakbola Indonesia.
Kami berharap segala aktivitas kekerasan ini tak lagi terjadi, tuturnya.
Sebelumnya, tumbal kembali jatuh di sepakbola Indonesia. Seorang bobotoh, bernama Ricko Andrean harus kehilangan nyawanya akibat menjadi korban pengeroyokan oknum bobotoh sendiri. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RS Santo Yusuf Bandung, Kamis (27/07) pagi.
Ricko dikeroyok oknum bobotoh di Tribun Utara GBLA saat hendak memberikan minum dan menolong anggota The Jakmania yang diintimidasi oleh sejumlah bobotoh.
Lebih lanjut, terkait kekerasan yang masih marak terjadi di sepakbola Indonesia, Sudarmaji mengaku Arema terus mengampanyekan anti kekerasan. Ia bahkan menyebut Aremania -suporter Arema- selalu berupaya menjadi soko guru anti kekerasan.
Aremania selalu berupaya untuk meminimalisir terjadinya kekerasan, termasuk dengan berkoordinasi dengan aparat keamanan, tandasnya.
Baca Juga:
- Soal Aksi 1000 Lilin, Gede: Cuma Yang Berjiwa Besar Yang Melakukan Ini
- Video: Saat The Jakmania dan Bobotoh Satu Lagu
- Cegah Terulangnya Tragedi Ricko, Menpora Siapkan Islah Suporter Indonesia
- Risha: Salurkan Kecintaan Pada Klub ke Hal Positif
- Operator Liga Kecam Oknum Suporter Pengeroyok Ricko
- Eks Ketum The Jak: Permusuhan Suporter Harus Dihentikan
- Atep: Jangan Ada Lagi Korban
- PSSI Tak Ingin Insiden Ricko Terulang Lagi
- Bos Persija Kirim Ucapan Bela Sungkawa untuk Ricko
- Hentikan Kekerasan Suporter, SOS Minta PSSI Buat Regulasi Suporter
- Ismed Sofyan: Sepakbola Tak Layak Dibayar Dengan Nyawa
- Suporter Kembali Jadi Tumbal, Ini Kata SOS
- Kapten Persija Turut Berduka Atas Meninggalnya Ricko Andrean
- Suporter Persib Korban Salah Keroyok Meninggal Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Persija dan Playmaker Brasil Sepakat Berpisah, Segera Bergabung dengan Arema FC
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 08:47
-
Persib Bandung Dekati Layvin Kurzawa, Eks Bek PSG Siap Ramaikan BRI Super League
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 21:39
-
Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Tutup Usia
Bola Indonesia 18 Januari 2026, 18:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06











