DPR: Ketum PSSI Harus Miliki Integritas
Editor Bolanet | 17 Januari 2012 19:00
- Anggota Komisi X DPR RI, Jamal Aziz, memang kerap bicara lantang seputar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang dihembuskan Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI). Bahkan, politisi asal Partai Hanura tersebut, mendukung digelarnya KLB PSSI di Surabaya pada 6 Maret mendatang.
Namun, KLB PSSI dengan agenda utama memilih Ketua Umum (Ketum) PSSI tersebut, diharapkan dapat melahirkan pemimpin PSSI yang benar-benar memiliki integritas.
Kalau yang pintar saja, itu sudah pasti banyak. Tapi, kalau pemimpin yang memiliki integritas, saya rasa mencarinya sulit. Karena itu, KLB PSSI nantinya jangan asal-asalan saja dalam prosesnya memilih pemimpin baru PSSI, tuturnya kepada t
Walau begitu, KPSI tidak boleh menyerah. Optimis saja demi PSSI yang lebih baik. Semoga, dengan KLB PSSI nantinya dapat muncul sosok pemimpin yang mampu meningkatkan efektivitas dari sikap dan kualitas dalam bekerja, tukasnya.
Pasalnya, Jamal kembali memaparkan, banyak pekerjaan rumah yang wajib diselesaikan Ketua Umum PSSI mendatang. Karena, dituntut untuk dapat bekerja secara produktif guna mencapai tujuan.
Selain itu, harus memiliki ketaatan yang kuat pada nilai moral yang menggambarkan benar dan salah dalam pekerjaan yang dijalankan. Memiliki program kerja terarah juga sangat penting, agar tidak seperti Ketua Umum PSSI (Djohar Arifin) saat ini, tutupnya. (esa/end)
Namun, KLB PSSI dengan agenda utama memilih Ketua Umum (Ketum) PSSI tersebut, diharapkan dapat melahirkan pemimpin PSSI yang benar-benar memiliki integritas.
Kalau yang pintar saja, itu sudah pasti banyak. Tapi, kalau pemimpin yang memiliki integritas, saya rasa mencarinya sulit. Karena itu, KLB PSSI nantinya jangan asal-asalan saja dalam prosesnya memilih pemimpin baru PSSI, tuturnya kepada t
Walau begitu, KPSI tidak boleh menyerah. Optimis saja demi PSSI yang lebih baik. Semoga, dengan KLB PSSI nantinya dapat muncul sosok pemimpin yang mampu meningkatkan efektivitas dari sikap dan kualitas dalam bekerja, tukasnya.
Pasalnya, Jamal kembali memaparkan, banyak pekerjaan rumah yang wajib diselesaikan Ketua Umum PSSI mendatang. Karena, dituntut untuk dapat bekerja secara produktif guna mencapai tujuan.
Selain itu, harus memiliki ketaatan yang kuat pada nilai moral yang menggambarkan benar dan salah dalam pekerjaan yang dijalankan. Memiliki program kerja terarah juga sangat penting, agar tidak seperti Ketua Umum PSSI (Djohar Arifin) saat ini, tutupnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Satu Faktor X yang Bisa Bikin Kacau Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:18
-
Portugal Punya 'Cristiano Ronaldo Problem'
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:15
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:15
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 11 Juni 2026, 19:06
-
Live Streaming Piala Dunia 2026: Meksiko vs Afrika Selatan Malam Ini
Piala Dunia 11 Juni 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
-
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersinar di Piala Dunia
Editorial 10 Juni 2026, 13:24









