Efek Tim Transisi, Pra PON Futsal Terancam Urung Digelar
Editor Bolanet | 8 Oktober 2015 08:17
- Kebijakan tim transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) hingga menyebabkan batalnya penyelenggaraan pra Pekan Olahraga Nasional (PON), terancam berimbas ke futsal. Pra-PON futsal juga diprediksi bernasib sama dengan sepakbola, yakni tak mendapat izin penyelenggaraan.
Pra-PON futsal terancam batal, ucap Robert Nepa Seno, Project Officer Puslatda Jatim. Menurut Robert, DKI Jakarta yang menjadi salah satu tuan rumah pra-PON futsal, tak mendapatkan izin keamanan dari Mabes Polri.
Dengan demikian, apa yang terjadi di Jakarta bisa saja menimpa Jawa Timur (Jatim) yang juga merupakan tuan rumah Pra PON. Kalau Jakarta saja tidak mendapat izin dari Mabes Polri, kemungkinan Jatim juga akan sulit, kata Robert.
Perlu diketahui, Jatim merupakan tuan rumah pra-PON futsal Grup IV. Mereka akan bersaing dengan Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah (Jateng), dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Sesuai jadwal, ajang ini seharusnya digelar di GOR ITS Surabaya, 16-18 Oktober mendatang.
Sampai dengan saat ini kami sudah mengurus izin ke pihak keamanan. Tapi kalau dipersulit, ya kami tidak bisa berbuat banyak, pungkasnya. (faw/dzi)
Pra-PON futsal terancam batal, ucap Robert Nepa Seno, Project Officer Puslatda Jatim. Menurut Robert, DKI Jakarta yang menjadi salah satu tuan rumah pra-PON futsal, tak mendapatkan izin keamanan dari Mabes Polri.
Dengan demikian, apa yang terjadi di Jakarta bisa saja menimpa Jawa Timur (Jatim) yang juga merupakan tuan rumah Pra PON. Kalau Jakarta saja tidak mendapat izin dari Mabes Polri, kemungkinan Jatim juga akan sulit, kata Robert.
Perlu diketahui, Jatim merupakan tuan rumah pra-PON futsal Grup IV. Mereka akan bersaing dengan Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Tengah (Jateng), dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Sesuai jadwal, ajang ini seharusnya digelar di GOR ITS Surabaya, 16-18 Oktober mendatang.
Sampai dengan saat ini kami sudah mengurus izin ke pihak keamanan. Tapi kalau dipersulit, ya kami tidak bisa berbuat banyak, pungkasnya. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
Tenis 9 Februari 2026, 13:00
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Final Piala Asia Futsal 2026, Hector Souto: Yang Tertekan Iran, Bukan Indonesia
Tim Nasional 7 Februari 2026, 13:45
LATEST UPDATE
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
-
Tinggalkan Chelsea, Alejandro Garnacho Sepakat Gabung Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 05:49
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55














