Enam Exco Tegaskan Farid Rahman Tetap Waketum PSSI
Editor Bolanet | 25 Maret 2013 17:15
- Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sihar Sitorus, menegaskan jika Farid Rahman tetap menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI.
Sihar merupakan satu dari enam Exco yang memilih walk out dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret lalu. Mereka yakni, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
Keenamnya kini mengaku kompak, untuk menentang beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam KLB pada 17 Maret lalu tersebut.
Misalnya saja, dikatakan Sihar, tidak menganggap La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Waketum PSSI. Penunjukan La Nyalla, akibat adanya kesepakatan dari para peserta (voters) KLB PSSI 17 Maret.
Surat FIFA pada tanggal 22 Maret, sudah sangat jelas. Yakni, hanya ada tiga agenda seperti penyatuan liga, pengembalian empat Exco yang terhukum dan revisi statuta. Sehingga, keputusan lain di luar ketentuan FIFA tersebut, dipastikan ilegal, ujar Sihar.
Selain itu, KLB PSSI pada 17 Maret juga menambah jumlah Exco yang dipercayakan kepada Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura).
Alhasil, jumlah Exco kini mencapai 15 orang. Rinciannya, terdiri satu Ketua Umum, dua Wakil Ketua Umum dan 12 anggota Exco.
Penambahan jumlah Exco melalui KLB, adalah ilegal. Sebab, harus ada proses yang dijalani. Misalnya saja, pengembalian empat Exco yakni setelah dihukum Komite Etik dan dikembalikan melalui mekanisme KLB. Itulah yang saya sebut sebagai proses. Sehingga, tidak boleh semena-mena dalam mengambil keputusan, tuntas Sihar. (esa/dzi)
Sihar merupakan satu dari enam Exco yang memilih walk out dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, di Hotel Borobudur, Jakarta, pada 17 Maret lalu. Mereka yakni, Bob Hippy, Tuty Dau, Mawardi Nurdin, Widodo Santoso dan Farid Rahman.
Keenamnya kini mengaku kompak, untuk menentang beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam KLB pada 17 Maret lalu tersebut.
Misalnya saja, dikatakan Sihar, tidak menganggap La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Waketum PSSI. Penunjukan La Nyalla, akibat adanya kesepakatan dari para peserta (voters) KLB PSSI 17 Maret.
Surat FIFA pada tanggal 22 Maret, sudah sangat jelas. Yakni, hanya ada tiga agenda seperti penyatuan liga, pengembalian empat Exco yang terhukum dan revisi statuta. Sehingga, keputusan lain di luar ketentuan FIFA tersebut, dipastikan ilegal, ujar Sihar.
Selain itu, KLB PSSI pada 17 Maret juga menambah jumlah Exco yang dipercayakan kepada Hardi Hasan (Ketua Pengurus Provinsi DKI Jakarta), Zulfadli (Ketua Pengurus Provinsi Yogyakarta), Djamal Aziz (anggota Komisi X dari DPR RI), dan La Siya (Ketua Harian klub Persipura Jayapura).
Alhasil, jumlah Exco kini mencapai 15 orang. Rinciannya, terdiri satu Ketua Umum, dua Wakil Ketua Umum dan 12 anggota Exco.
Penambahan jumlah Exco melalui KLB, adalah ilegal. Sebab, harus ada proses yang dijalani. Misalnya saja, pengembalian empat Exco yakni setelah dihukum Komite Etik dan dikembalikan melalui mekanisme KLB. Itulah yang saya sebut sebagai proses. Sehingga, tidak boleh semena-mena dalam mengambil keputusan, tuntas Sihar. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Port FC Vs Persija di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 29 Juli 2026, 13:40
-
Link Live Streaming Port FC vs Persija di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 29 Juli 2026, 13:10
-
Cesc Fabregas Dukung Roberto Mancini Kembali Tangani Timnas Italia
Piala Dunia 29 Juli 2026, 11:40
-
Bradley Barcola Sepakat ke Liverpool, tapi Transfer Belum Mulus
Liga Inggris 29 Juli 2026, 11:10
-
John Stones Segera Jalani Tes Medis di Inter Milan
Liga Italia 29 Juli 2026, 10:40
-
Ruben Amorim Buka-bukaan soal Kegagalannya di Manchester United
Liga Italia 29 Juli 2026, 10:10
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Danny Welbeck Diminta Tolak Chelsea dan Kembali ke Manchester United
Liga Inggris 29 Juli 2026, 09:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16















