Erick Thohir Sebut 2 Potensi Sanksi FIFA untuk Indonesia: Seperti 2015 atau Sanksi Administrasi
Asad Arifin | 31 Maret 2023 15:08
Bola.net - Ketua PSSI, Erick Thohir, tidak tutup mata dengan adanya potensi sanksi dari FIFA untuk Indonesia. Sanksi FIFA itu tidak lain terkait dengan dicoretnya Indonesia dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
FIFA telah mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang harusnya digelar Mei nanti. Pada rilis soal pencoretan itu, FIFA juga menyebut potensi sanksi yang bisa diberikan untuk Indonesia.
Saat ini, FIFA belum menjatuhkan sanksi apa pun kepada Indonesia. Dalam rilisnya, FIFA menyebut sanksi akan dibahas pada kesempatan lain.
Menurut Erick, ada beberapa potensi sanksi yang akan diterima Indonesia. FIFA bisa menjatuhkan sanksi yang sangat berat maupun sanksi ringan. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Sanksi Berat yang Mungkin Diberikan FIFA
Erick Thohir mengaku belum tahu sanksi apa yang dijatuhkan FIFA untuk Indonesia. Pria 52 tahun tersebut hanya bisa menerka potensi sanksi yang akan diterima, termasuk skenario sanksi paling berat seperti pada 2015 lalu.
"Sanksi terberat, yang tidak kita harapkan, kalau tidak bisa ikut kompetisi secara maksimal di seluruh dunia, baik itu sebagai Timnas atau klub," kata Erick Thohir.
"Ini akan jadi kemunduran bagi sepak bola Indonesia," tegasnya.
Pada 2015, Indonesia pernah mendapat sanksi berat dari FIFA. Status Indonesia sebagai anggota FIFA dibekukan untuk beberapa waktu. Akibatnya, klub dan Tim Nasional Indonesia tak bisa bermain pada laga internasional yang menjadi bagian dari FIFA.
Erick Thohir Berharap Sanksi Ringan
Selain sanksi pembekuan dari keanggotaan FIFA, Indonesia mungkin juga mendapat sanksi ringan. Dalam kasus ini, klub maupun Timnas Indonesia masih bisa bermain pada level internasional dengan sesama anggota FIFA.
"Sanksi ringan itu bentuknya administrasi, pergantian, atau apalah. Saya tentu berharap jangan terlalu berat lah," kata Erick Thohir.
Erick Thohir akan melakukan negosiasi dengan FIFA untuk membahas sanksi yang mungkin diterima Indonesia dalam waktu dekat. "Saya sedang menunggu undangan kembali dari FIFA," katanya.
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- 2 Perintah Presiden Jokowi untuk Erick Thohir Usai Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Indonesia
- Timnas Indonesia U-20 Memakai Pita Hitam Setelah Putusan FIFA Terkait Piala Dunia U-20 2023
- Sejarah Piala Dunia U-20: Tuan Rumah Juga Sulit Juara
- Indonesia dan 9 Negara yang Pernah Dihukum Larangan Bermain dari FIFA
- Bagaimana Nasib Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Usai Piala Dunia U-20 Batal Digelar di Tanah Air?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
LATEST UPDATE
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59










