Ewako! Kiprah PSM Makassar di BRI Liga 1: 2 Kali Cuma Nyaris, Akhirnya Juara di Musim 2022/2023
Ari Prayoga | 1 April 2023 07:20
Bola.net - PSM Makassar berhasil mengunci gelar juara BRI Liga 1 2022/2023. Kepastian itu didapatkan setelah Juku Eja mengalahkan Madura United 3-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Jumat (31/03/2023) malam.
PSM Makassar mengumpulkan 72 angka dari 32 pertandingan. Jumlah poin mereka tidak mungkin bisa dikejar oleh pesaing terdekatnya, Persib Bandung yang meraih 59 poin dari 31 laga.
Sebelum mencatatkan gelar pertamanya di BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar memang sempat menjadi salah satu kontestan yang meramaikan persaingan papan atas pada dua edisi awal.
Bahkan, skuad Juku Eja sempat nyaris meraih juara. Sayangnya, performa impresif ini justru mengalami penurunan selama dua musim beruntun. Ketika itu, PSM justru hanya bisa menjadi tim papan tengah.
Akan tetapi, ada pula satu momen spesial di mana PSM Makassar mampu meraih prestasi untuk mengakhiri dahaga gelar juaranya. Berikut Bola.net menyajikan sejarah perjuangan Juku Eja di era Liga 1.
Bersaing di Papan Atas

Kompetisi Liga 1 edisi pertama berlangsung pada musim 2017. Pada masa awal ini di era ini, PSM Makassar sebetulnya memiliki catatan yang cukup membanggakan.
Pasalnya, skuad Juku Eja ketika itu sukses menjadi salah satu kontestan yang meramaikan jalur perebutan gelar juara Liga 1 2017. Sayangnya, di akhir musim, mereka harus puas berada di peringkat ketiga.
Ketika itu, PSM kalah bersaing dengan Bhayangkara FC dan Bali United. Kedua tim teratas ini memang sama-sama mengumpulkan 68 poin dari 34 pertandingan.
Sementara itu, skuad Ayam Jantan Dari Timur hanya bisa terpaut koleksi tiga poin saja dari dua tim ini, alias mengumpulkan 65 poin dari 34 laga.
Hampir Juara Musim 2018

Sebelum akhirnya mencatatkan gelar juara di BRI Liga 1 2022/2023, PSM Makassar sebetulnya sudah nyaris melakukannya pada musim 2018. Namun, ketika itu mereka harus puas dengan status runner-up.
Pasalnya, skuad Juku Eja harus kalah dari Persija Jakarta yang keluar sebagai kampiun Liga 1 2018. Ketika itu, persaingan antara kedua kubu memang cukup sengit.
Sebab, pada akhir musim, skuad Macan Kemayoran yang menjadi pemuncak klasemen akhir hanya terpaut satu mata poin saja dari Wiljan Pluim dan kawan-kawan.
Persija Jakarta ketika itu sukses membukukan 62 poin dari 34 pertandingan, sedangkan PSM yang berada di peringkat kedua mengoleksi 61 poin.
Prestasi Menurun Dua Musim Beruntun

Setelah mampu mencatatkan status runner-up pada Liga 1 2018, performa PSM Makassar justru mengalami penurunan yang cukup signifikan pada dua musim berikutnya.
Momen ini terjadi pada edisi 2019 dan 2021/2022. Sebagai catatan, kompetisi musim 2020/2021 dibatalkan oleh PSSI karena pandemi Covid-19.
Pada edisi 2019, posisi skuad Juku Eja terjun bebas di tangga klasemen. Ketika itu, PSM Makassar harus puas menduduki peringkat ke-12 dengan mengantongi 44 poin dari 34 pertandingan.
Adapun prestasinya semusim berselang justru tambah bobrok, Sebab, pada Liga 1 2021/2022, PSM hanya sanggup mengakhiri persaingan di peringkat ke-14 dengan koleksi 38 poin dari 34 pertandingan.
Juara Piala Indonesia 2018

Selama kompetisi sepak bola Indonesia memasuki era Liga 1, prestasi terbaik yang pernah dicatatkan PSM Makassar ialah menjadi kampuan Piala Indonesia 2018.
Gelar juara ini diraih Wiljan Pluim dan kawan-kawan seusai menumbangkan Persija Jakarta di partai final dengan agregat 2-1. Pada leg pertama, Persija memang sempat menang 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Namun, Juku Eja berhasil menjinakkan perlawanan Macan Kemayoran pada leg kedua dengan skor 2-0 di Stadion Andi Mattalatta. Ini menjadi gelar Piala Indonesia pertama yang sukses didapatkan PSM sepanjang sejarah.
Klasemen BRI Liga 1 2022/2023
Disadur dari: Bola.com (Radifa Arsa, Wiwig Prayugi) 31 Maret 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gareth Southgate Jadi Manajer Permanen MU? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 16 Januari 2026, 15:41
-
Nkunku dan Leao Rebutan Penalti di Laga Como vs AC Milan, Begini Kata Allegri
Liga Italia 16 Januari 2026, 11:20
-
Serba-Serbi ASEAN Hyundai Cup 2026: Hasil Undian Sampai Jadwal Timnas Indonesia
Tim Nasional 16 Januari 2026, 10:57
-
Puja-puji untuk Joan Garcia, Tanpanya Barcelona Bakal Senasib dengan Real Madrid!
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 10:46
LATEST UPDATE
-
Prediksi RB Leipzig vs Bayern 18 Januari 2026
Bundesliga 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Nottm Forest vs Arsenal 18 Januari 2026
Liga Inggris 17 Januari 2026, 00:30
-
Prediksi Napoli vs Sassuolo 18 Januari 2026
Liga Italia 17 Januari 2026, 00:00
-
Como vs Milan, Adrien Rabiot Bersinar tapi Tetap Rendah Hati
Liga Italia 16 Januari 2026, 22:52
-
Saat Real Madrid Terpuruk, Mbappe Malah Cedera dan Dipastikan Absen Lawan Levante
Liga Spanyol 16 Januari 2026, 22:36
-
Prediksi Liverpool vs Burnley 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi Chelsea vs Brentford 17 Januari 2026
Liga Inggris 16 Januari 2026, 22:00
-
BRI Super League 2025/2026: Arema FC dan Ian Puleio Resmi Berpisah
Bola Indonesia 16 Januari 2026, 21:44
-
Gemilang di Laga Como vs Milan, Rabiot Dapat Apresiasi dari Maignan
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:24
-
Prediksi Udinese vs Inter 17 Januari 2026
Liga Italia 16 Januari 2026, 21:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26
-
5 Pemain yang Bisa Dibeli Alvaro Arbeloa untuk Menyelamatkan Musim Real Madrid
Editorial 14 Januari 2026, 12:30
-
Para Pemain yang Pernah Membela Chelsea dan Arsenal
Editorial 14 Januari 2026, 11:48
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
