'Fasta Seharusnya Layak Dipanggil Timnas U-23'
Editor Bolanet | 18 Juli 2013 20:48
- Pelatih Persebaya Surabaya, Ibnu Grahan, menilai Nurmufid Fastabiqul Khoirot layak untuk dipanggil Timnas U-23. Menurutnya, seharusnya tim pelatih Garuda Muda memberikan kesempatan kepada Fasta untuk seleksi.
Berkaca dari penampilan bek yang sempat masuk Timnas U-21 di Hassanah Bolqiah Turnamen tahun lalu itu selama setengah musim Indonesian Premier League (IPL) 2013, Ibnu sedikit menyayangkan tidak ada nama bek berusia 22 tahun itu dalam skuad timnas U-23.
Fasta permainannya sekarang lebih tenang, konsentrasi dan fokus. Saya rasa dia layak untuk diberi kesempatan, ujar Ibnu, Kamis (18/07).
Bek yang biasa disapa Fasta itu memang menjadi pilihan utama Ibnu di lini pertahanannya. Selama 14 kali pertandingan Persebaya, center back muda ini hanya sekali absen lantaran akumulasi kartu kuning. Sisanya, Fasta tak tergantikan dan berperan besar dalam perawannya gawang Persebaya di tiga laga awal serta total 12 gol kemasukan selama setengah musim ini.
Melihat pertandingan Timnas U-23 melawan Singapura lalu, lini belakang Garuda Muda masih memiliki kelemahan. Center back yang dipasang itu kan aslinya bek kiri, katanya.
Meski begitu, Ibnu tak serta merta mengajukan Fasta kepada pelatih Rahmad Darmawan atau pun asistennya, Aji Santoso. Menurut Ibnu, Aji yang pernah mempercayakan ban kapten kepada Fasta di Kualifikasi Piala Asia lalu sebenarnya tahu permainan bek yang ikut menyumbangkan satu gol melalui tendangan bebasnya ini.
Saya mungkin akan telepon coach Aji sebagai teman. Bukan memberi masukan karena bukan kapasitas saya. Saya hanya ingin tim pelatih tahu kalau Fasta lebih matang sekarang, tandasnya. (fjr/dzi)
Berkaca dari penampilan bek yang sempat masuk Timnas U-21 di Hassanah Bolqiah Turnamen tahun lalu itu selama setengah musim Indonesian Premier League (IPL) 2013, Ibnu sedikit menyayangkan tidak ada nama bek berusia 22 tahun itu dalam skuad timnas U-23.
Fasta permainannya sekarang lebih tenang, konsentrasi dan fokus. Saya rasa dia layak untuk diberi kesempatan, ujar Ibnu, Kamis (18/07).
Bek yang biasa disapa Fasta itu memang menjadi pilihan utama Ibnu di lini pertahanannya. Selama 14 kali pertandingan Persebaya, center back muda ini hanya sekali absen lantaran akumulasi kartu kuning. Sisanya, Fasta tak tergantikan dan berperan besar dalam perawannya gawang Persebaya di tiga laga awal serta total 12 gol kemasukan selama setengah musim ini.
Melihat pertandingan Timnas U-23 melawan Singapura lalu, lini belakang Garuda Muda masih memiliki kelemahan. Center back yang dipasang itu kan aslinya bek kiri, katanya.
Meski begitu, Ibnu tak serta merta mengajukan Fasta kepada pelatih Rahmad Darmawan atau pun asistennya, Aji Santoso. Menurut Ibnu, Aji yang pernah mempercayakan ban kapten kepada Fasta di Kualifikasi Piala Asia lalu sebenarnya tahu permainan bek yang ikut menyumbangkan satu gol melalui tendangan bebasnya ini.
Saya mungkin akan telepon coach Aji sebagai teman. Bukan memberi masukan karena bukan kapasitas saya. Saya hanya ingin tim pelatih tahu kalau Fasta lebih matang sekarang, tandasnya. (fjr/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Ryan Gravenberch Resmi Teken Kontrak Baru di Liverpool
Liga Inggris 7 Maret 2026, 22:59
-
Hasil Borneo FC vs Persebaya: Pesut Etam Hajar Bajul Ijo 5-1
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 22:35
-
Man of the Match Mansfield vs Arsenal: Noni Madueke
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:33
-
Hasil Mansfield vs Arsenal: The Gunners Menang dan Jaga Mimpi Quadruple
Liga Inggris 7 Maret 2026, 21:12
-
Tempat Menonton Juventus vs Pisa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 20:33



















