Federasi Sepakbola Korea Selatan Ajak PSSI Bertukar Ilmu
Editor Bolanet | 25 Agustus 2014 18:41
- Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mendapatkan kunjungan dari Presiden sepak bola Korea Selatan (KFA), Chung Mong-Gyu, di Senayan, Jakarta, Senin (25/8) petang.
Dalam kesempatan tersebut, Chung Mong-Gyu, mengungkapkan bahwa posisi Indonesia yang dinilai penting dalam perkembangan sepakbola menjadi alasan utama pihaknya memilih bekerjasama dengan PSSI, salah satunya dalam pembinaan usia muda.
Lebih jauh dikatakan Chung Mong-Gyu, kerja sama bukan hanya urusan pembinaan usia muda, melainkan KFA berencana mengirimkan pelatih-pelatih terbaiknya ke Indonesia untuk bertukar ilmu dengan pelatih usia muda di Indonesia.
Kami akan mengirim pelatih ke Indonesia. Ada ribuan pelatih di Korea Selatan yang tentunya pelatih berkualitas. Indonesia sekarang punya posisi yang penting karena sedang berkembang, ujar Chung Mong-Gyu.
Dalam penilaiannya, Indonesia memiliki banyak pelatih usia muda yang berkualitas. Karen itu, bukan mustahil Indonesia di masa mendatang mempunyai pemain-pemain yang siap bersaing di kompetisi Internasional.
Kelompok umur memang amat penting untuk perkembangan sepak bola. Jadi, yang terpenting dari kerjasama ini adalah pelatih yang berkualitas, pungkasnya. (esa/dzi)
Dalam kesempatan tersebut, Chung Mong-Gyu, mengungkapkan bahwa posisi Indonesia yang dinilai penting dalam perkembangan sepakbola menjadi alasan utama pihaknya memilih bekerjasama dengan PSSI, salah satunya dalam pembinaan usia muda.
Lebih jauh dikatakan Chung Mong-Gyu, kerja sama bukan hanya urusan pembinaan usia muda, melainkan KFA berencana mengirimkan pelatih-pelatih terbaiknya ke Indonesia untuk bertukar ilmu dengan pelatih usia muda di Indonesia.
Kami akan mengirim pelatih ke Indonesia. Ada ribuan pelatih di Korea Selatan yang tentunya pelatih berkualitas. Indonesia sekarang punya posisi yang penting karena sedang berkembang, ujar Chung Mong-Gyu.
Dalam penilaiannya, Indonesia memiliki banyak pelatih usia muda yang berkualitas. Karen itu, bukan mustahil Indonesia di masa mendatang mempunyai pemain-pemain yang siap bersaing di kompetisi Internasional.
Kelompok umur memang amat penting untuk perkembangan sepak bola. Jadi, yang terpenting dari kerjasama ini adalah pelatih yang berkualitas, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Bulu Tangkis 21 April 2026, 14:53
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
-
Real Madrid Belum Lakukan Kontak dengan Jose Mourinho
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:15
-
Liga Italia 21 April 2026, 13:44

-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 13:33
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














