'FIFA dan Federasi Sepakbola Tak Bisa Lagi Berlaku Eksklusif'
Editor Bolanet | 28 Mei 2015 21:21
- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai ada pelajaran di balik terbongkarnya skandal korupsi di tubuh FIFA oleh aparat hukum Swiss yang bekerjasama dengan FBI dan Kejaksaan Agung Amerika Serikat. Menurut Kemenpora, FIFA dan federasi sepakbola di bawah FIFA tak bisa lagi berlaku eksklusif.
FIFA dan para anggotanya termasuk federasinya tidak boleh lagi memposisikan dirinya sebagai entitas yang eksklusif dari intervensi hukum, ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
FIFA juga harus tetap terbuka pada tujuan aparat pemerintah negara manapun juga jika memang ada indikasi ke arah pelanggaran masalah korupsi, sambungnya.
Sebelumnya, Rabu (27/05) pagi waktu Swiss, Kepolisian Wilayah Zurich menggerebek Baur au Lac, sebuah hotel bintang lima di Zurich. Pada penggerebekan itu, mereka menangkap enam orang pengurus FIFA.
Enam orang ini dituduh telah menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan tindak kejahatan pencucian uang dan serangkaian tindak kejahatan terorganisir lainnya. Mereka akan diekstradisi ke Amerika dan akan diadili di sana.
Sejak terkuatnya masalah tersebut, mayoritas media Eropa gencar memberitakan kebusukan di FIFA. Terlebih lagi, ada permintaan dari petinggi UEFA agar Kongres FIFA untuk ditunda. Selain itu, ada juga pernyataan Jaksa Agung AS Loretta E. Lynch yang mengatakan pada tanggal 27 Mei 2015 bahwa masalah yang dihadapi oleh beberapa pejabat tinggi FIFA adalah masalah yang sangat serius dan ditengarai sudah cukup lama. (den/dzi)
FIFA dan para anggotanya termasuk federasinya tidak boleh lagi memposisikan dirinya sebagai entitas yang eksklusif dari intervensi hukum, ujar Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto.
FIFA juga harus tetap terbuka pada tujuan aparat pemerintah negara manapun juga jika memang ada indikasi ke arah pelanggaran masalah korupsi, sambungnya.
Sebelumnya, Rabu (27/05) pagi waktu Swiss, Kepolisian Wilayah Zurich menggerebek Baur au Lac, sebuah hotel bintang lima di Zurich. Pada penggerebekan itu, mereka menangkap enam orang pengurus FIFA.
Enam orang ini dituduh telah menyalahgunakan jabatannya untuk melakukan tindak kejahatan pencucian uang dan serangkaian tindak kejahatan terorganisir lainnya. Mereka akan diekstradisi ke Amerika dan akan diadili di sana.
Sejak terkuatnya masalah tersebut, mayoritas media Eropa gencar memberitakan kebusukan di FIFA. Terlebih lagi, ada permintaan dari petinggi UEFA agar Kongres FIFA untuk ditunda. Selain itu, ada juga pernyataan Jaksa Agung AS Loretta E. Lynch yang mengatakan pada tanggal 27 Mei 2015 bahwa masalah yang dihadapi oleh beberapa pejabat tinggi FIFA adalah masalah yang sangat serius dan ditengarai sudah cukup lama. (den/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marselino Ferdinan Fokus Rehabilitasi usai Operasi Lutut di Sevilla
Bola Indonesia 14 Agustus 2026, 16:25
-
PSSI Tunda Evaluasi John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026
Tim Nasional 10 Agustus 2026, 19:16
-
Gianni Infantino Diserang Javier Tebas, Era Presiden FIFA Dinilai Sudah Berakhir
Piala Dunia 10 Agustus 2026, 08:12
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





