Format Kompetisi PSSI Resmi Satu Wilayah
Editor Bolanet | 16 September 2011 22:46
Keputusan tersebut diperoleh setelah PSSI mengadakan rapat Komite Eksekutif PSSI di Hotel Crown Jakarta, Jumat (15/9). Selain memutuskan format satu wilayah, pada rapat itu juga diputuskan jumlah klub pada kompetisi tertinggi hanya 18 klub.
"Alhamdulillah sudah diputuskan satu wilayah dengan 18 klub. Untuk klub-klubnya akan diverifikasi ulang," kata anggota Komite Eksekutif PSSI La Nyalla Mattalitti di sela rapat.
Dengan adanya keputusan ini maka rencana PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin yang menginginkan kompetisi dilakukan dua wilayah, kandas.
Sebelumnya PSSI melalui Ketua Komite Kompetisi, Sihar Sitorus, menegaskan bahwa format kompetisi akan dilaksanakan pada dua wilayah, dengan dalih bahwa keputusan tersebut telah direstui oleh AFC.
Dengan hanya 18 klub yang bertanding pada kompetisi di level tertinggi, maka jumlah klub yang bertanding sama dengan kompetisi sebelumnya pada Indonesia Super Liga (ISL).
"Kami akan mengupayakan peserta kompetisi tertinggi adalah hasil kompetisi musim lalu (ISL)," kata anggota Komite Eksekutif PSSI Roberto Rouw.
Sementara itu Ketum PSSI Djohar Arifin memiliki pandangan berbeda soal klub peserta kompetisi tertinggi. Menurutnya, verifikasi ketat akan dilakukan dan klub yang turun belum tentu berasal dari ISL.
"Hanya klub-klub yang mampu saja yang bisa turun di kompetisi tertinggi. Kompetisi saat ini kan tanpa APBD? Selain itu harus bisa memenuhi persyaratan. Kami tidak ingin terhenti di tengah jalan," katanya.
Djohar pun menyebut bahwa keputusan tetap digunakannya satu wilayah ini karena sesuai dengan hasil Kongres di Bali beberapa waktu lalu, selain itu juga sesuai dengan Statuta PSSI.
Padahal, sebelumnya Djohar membantah klaim La Nyalla yang menyebutkan bahwa format satu wilayah sesuai dengan Statuta, Djohar menyebut hal itu tak ada dalam Statuta.
"Dalam statuta tidak ada keterangan mengenai satu wilayah," tegasnya, Kamis (15/9).
Pada rapat Komite Eksekutif PSSI ini selain membahas masalah format kompetisi juga dibahas semua permasalahan yang ada di tubuh federasi sepak bola Indonesia termasuk timnas. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kurang Dikit, Barcelona Masih Pamali untuk Bicara Juara La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 26 April 2026, 00:35
-
Sedih, Ole Romeny dan Oxford United Fix Terdegradasi ke Kasta Ketiga Inggris
Liga Inggris 26 April 2026, 00:23
-
Barcelona Akui Susah Payah untuk Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Getafe
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:58
-
Megawati dan Boy Arnez Jadi MVP, Berikut Daftar Lengkap Penghargaan Proliga 2026
Voli 25 April 2026, 23:48
-
Man of the Match Liverpool vs Crystal Palace: Florian Wirtz
Liga Inggris 25 April 2026, 23:30
-
Man of the Match Getafe vs Barcelona: Pedri
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:24
-
Hasil Lengkap Thomas Cup dan Uber Cup 2026
Bulu Tangkis 25 April 2026, 22:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46








