Freddy Muli Resmi Arsiteki Persida Sidoarjo
Editor Bolanet | 4 Januari 2014 06:33
- Mantan pelatih Persegres dan Persidafon Dafonsoro, Freddy Muli resmi ditunjuk sebagai arsitek tim promosi Divisi Utama, Persida Sidoarjo. Freddy dikontrak satu musim bersama Laskar Jenggolo, julukan Persida.
Coach Freddy sudah resmi sebagai pelatih Persida, ungkap manager umum Persida, Rosid Mardani. Kepastian ini sekaligus memupuskan harapan Nus Yadera. Ya, selain Freddy, Nus juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat pelatih Persida.
Freddy juga menyingkirkan satu nama lain, yaitu Hayatul Fauzi. Fauzi adalah pelatih yang sukses mengantarkan Persida promosi ke Divisi Utama. Lalu apa alasan memilih Freddy? Selain warga Sidoarjo asli, Freddy terpilih karena dianggap paling mumpuni di antara kandidat lainnya.
Freddy memang paling kenyang pengalaman. Sebelum menukangi Persegres dan Persidafon, Freddy sempat menjadi arsitek tim besar macam Persebaya, Persik Kediri dan PSMS Medan. Pada nama terakhir, pelatih kelahiran Palopo ini sukses merebut perhatian sepakbola nasional.
Seluruh kriteria yang kami inginkan ada pada sosok Coach Freddy Muli, terang Rosid.
Sementara itu, Freddy mengaku bangga bisa melatih Persida. Ia menyebut, bergabung bersama Persida merupakan panggilan jiwa. Apalagi selama ini Freddy justru lebih sering meracik tim di luar Kota Udang. Selaku warga Sidoarjo saya sangat bangga bisa melatih tim asli dari Sidoarjo sendiri, aku Freddy.
Rencananya, Freddy akan memulai tugasnya dalam laga uji coba melawan Barito Putra, Minggu (5/1) besok. Pertandingan kontra tim Indonesia Super League (ISL) itu akan dilangsungkan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. [initial]
(faw/mac)
Coach Freddy sudah resmi sebagai pelatih Persida, ungkap manager umum Persida, Rosid Mardani. Kepastian ini sekaligus memupuskan harapan Nus Yadera. Ya, selain Freddy, Nus juga disebut-sebut sebagai kandidat kuat pelatih Persida.
Freddy juga menyingkirkan satu nama lain, yaitu Hayatul Fauzi. Fauzi adalah pelatih yang sukses mengantarkan Persida promosi ke Divisi Utama. Lalu apa alasan memilih Freddy? Selain warga Sidoarjo asli, Freddy terpilih karena dianggap paling mumpuni di antara kandidat lainnya.
Freddy memang paling kenyang pengalaman. Sebelum menukangi Persegres dan Persidafon, Freddy sempat menjadi arsitek tim besar macam Persebaya, Persik Kediri dan PSMS Medan. Pada nama terakhir, pelatih kelahiran Palopo ini sukses merebut perhatian sepakbola nasional.
Seluruh kriteria yang kami inginkan ada pada sosok Coach Freddy Muli, terang Rosid.
Sementara itu, Freddy mengaku bangga bisa melatih Persida. Ia menyebut, bergabung bersama Persida merupakan panggilan jiwa. Apalagi selama ini Freddy justru lebih sering meracik tim di luar Kota Udang. Selaku warga Sidoarjo saya sangat bangga bisa melatih tim asli dari Sidoarjo sendiri, aku Freddy.
Rencananya, Freddy akan memulai tugasnya dalam laga uji coba melawan Barito Putra, Minggu (5/1) besok. Pertandingan kontra tim Indonesia Super League (ISL) itu akan dilangsungkan di Stadion Jenggolo, Sidoarjo. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tahan Persipura, Freddy Mulli Puji Pemain Sleman
Bola Indonesia 4 Februari 2017, 20:26
-
Persema: 99,99 Persen ke Divisi Utama
Bola Indonesia 23 Januari 2017, 17:46
-
Kerjasama Persebaya dan Investor Terhambat Administrasi
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:30
-
Persebaya Sempat Lirik Dejan Antonic
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:19
-
Pengumuman Pelatih Persebaya Dipastikan Molor
Bola Indonesia 16 Januari 2017, 09:08
LATEST UPDATE
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Spanyol 2026 di Vidio, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:55
-
Jadwal Lengkap Balapan MotoGP 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:43
-
Jadwal Live Streaming Seri 1 Mandalika Racing Series 2026, 24-26 April 2026
Otomotif 20 April 2026, 11:39
-
Jadwal Lengkap Balapan Pertamina Mandalika Racing Series 2026
Otomotif 20 April 2026, 10:55
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00












